Berita Badung
VIDEO Warga Sempat Bunyikan Kulkul Bulus saat 2 Anggota Ormas Buat Keributan di Badung Bali
Warga yang marah, terutama setelah mereka mengancam aparat, membunyikan kulkul bulus sebagai tanda darurat untuk mengundang massa.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM - Kasus pemukulan terhadap karyawan bar di proyek apartemen Bumbak Umalas, Badung, Bali oleh dua orang yang diduga anggota ormas, Frenky Saureh dan Haiden Villierselmin, terus diselidiki oleh Polres Badung.
Kedua pelaku diketahui dipekerjakan oleh pemilik apartemen untuk menjaga lokasi proyek, namun mereka diduga melakukan kekerasan setelah dipicu oleh alkohol dan kekecewaan saat tidak disediakan bir di bar yang sudah tutup.
Pemukulan menyebabkan karyawan bar, IB Putu Agung Supradnyana Putra, kehilangan kesadaran.
Warga yang marah dengan perilaku pelaku, terutama setelah mereka mengancam aparat, membunyikan kulkul bulus sebagai tanda darurat untuk mengundang massa agar mengamankan situasi.
Baca juga: Kulkul Bulus Berbunyi saat Anggota Ormas Buat Keributan di Badung Bali, Adu Mulut Bikin Warga Kesal
Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono menyebutkan bahwa kulkul bulus dibunyikan oleh warga akibat adu mulut yang terjadi antara pelaku dan sejumlah warga serta aparat kepolisian yang datang ke lokasi.
Demi menghindari bentrokan lebih lanjut, polisi segera mengamankan pelaku dan membawa mereka ke Polsek Kuta Utara.
Saat ini, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan pengeroyokan sesuai Pasal 170 KUHP, dengan ancaman pidana hingga lima tahun enam bulan penjara.
Pihak kepolisian memastikan keamanan daerah tetap terjaga, terutama karena Bali merupakan kawasan wisata yang harus kondusif bagi para pengunjung.
(*)