Berita Gianyar
Dilanda Hujan Deras Semalam, Banyak Pohon Tumbang di Gianyar, 2 Orang Jadi Korban
Dilanda Hujan Deras Semalam, Banyak Pohon Tumbang di Gianyar, 2 Orang Jadi Korban
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Hampir semua wilayah Kabupaten Gianyar diguyur hujan pada, Rabu 30 Oktober 2024.
Intensitas hujan yang cukup deras ini, terjadi pasca musim kemarau panjang.
Hal ini pun menimbulkan bencana pohon tumbang di beberapa kecamatan di Gianyar.
Baca juga: De Gadjah Salah Data, Giri Prasta: Kalau 53 Juta Wisatawan, PAD Badung Bisa Rp 30 Triliun Lebih
Namun beruntung tidak terdapat korban tewas dalam peristiwa ini.
Hanya saja, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan, saat pohon tumbang di Jalan Raya Pengosekan, Desa Mas, Ubud, Rabu sekitar pukul 21.44 Wita.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, Kamis 31 Oktober 2024 mengatakan, pasca hujan lebat pihaknya mendapatkan banyak laporan pohon tumbang.
Baca juga: Jro Kepisah Tegaskan Tak Ada Garis Keturunan Dengan Jro Suci, Kejati Bali: Bisa Diuji di Pengadilan
Dua di antaranya yang sudah tertangani adalah peristiwa di Jalan Raya Pengosekan.
Dia menjelaskan, luas areal yang terdampak akibat pohon tumbang ini mencapai 60 meter. "Panjang pohon yang tumbang mencapai 15 meter, menimpa motor dan mobil yang kebetulan melintas. Beruntung tidak sampai ada korban tewas, hanya luka ringan. Pembersihan dahan pohon yang mengganggu lalu lintas sudah kami tangani kemarin malam," ujar Dibya.
Pohon tumbang yang menganggu lalu lintas juga terjadi di Tegalalang, tepatnya di Jalan Raya Tirta Tawar. Panjang pohon 15 meter. Untuk peristiwa di sini sudah telah ditangani. "Untuk pohon tumbang yang tidak mengganggu akses umum kita tangani hari ini. Kita prioritaskan penanganan di lokasi yang menganggu fasilitas umum," ujar Dibya.
Pejabat kebencanaan bertitel sarjana kedokteran hewan tersebut mengatakan, potensi pohon tumbang bisa kembali terjadi. Sebab musim kemarau menyebabkan tanah kering berongga, ketika diguyur hujan, pohon akan menjadi berat dan cengkraman akar pohon tidak kua, sehingga menyebabkan pohon tumbang.
Selain itu, saat ini musim kemarau, banyak batang pohon yang kering. Ketika terkena air, akan mengalami pelapukan, kondisi ini juga menjadi pemicu pohon tumbang. "Karena hal itu, kami harapkan masyarakat mulai melakukan pemangkasan pepohonan yang berpotensi tumbang, jangan hanya menunggu kejadian baru bergerak. Ini dilakukan agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun meterial," ujar Dibya.
Terkait laporan banjir dan tanah longsor, Dibya mengatakan sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan. "Belum ada laporan terkait banjir dan longsor, kami harapkan memang karena tidak ada kejadiannya," ujarnya. (*)
Adiknya Dihabisi Secara Brutal di Blahbatuh Gianyar, Kakak Made Agus: Saya Siap Habisi 3 Pelaku |
![]() |
---|
Istri Bupati Gianyar Tidak Lagi Duduki Jabatan Kadis, Dimutasi sebagai Asisten |
![]() |
---|
Megawati Hadiri Plebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra di Gianyar |
![]() |
---|
PRIA LOKAL Digerebek di Batubulan Gianyar, Polisi Temukan ini di Rumahnya |
![]() |
---|
Kasus Orang Jatuh Ke Jurang Ternyata Korban Pengeroyokan Di Bali, Rohmat & Wahyu Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.