Pilkada Buleleng

Pelantikan 8.000 KPPS Buleleng Dirangkaikan Dengan Penanaman Pohon

Komisioner KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata mengungkapkan, jumlah anggota KPPS yang dilantik totalnya 8.211 orang. 

istimewa
Suasana pelantikan petugas KPPS dan penanaman pohon serangkaian pelantikan KPPS 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng resmi melantik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). 

Pelantikan tersebut dibarengi dengan penanaman pohon, sebagai bentuk tanggung jawab KPU terhadap penggunaan kertas dalam pelaksanaan Pilkada. 

Pelantikan KPPS untuk di wilayah Kecamatan Buleleng berlangsung di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Bali

Pelantikan berlangsung pada pukul 08.00 Wita. 

Baca juga: Jika Menang Pilkada Buleleng, Paket Ok Gas Janjikan Guru Dapat Insentif Rp 1,5 Juta

Komisioner KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata mengungkapkan, jumlah anggota KPPS yang dilantik totalnya 8.211 orang. 

Jumlah tersebut menyesuaikan total TPS di Buleleng sebanyak 1.173 dikali 7. 

"Jadi tiap TPS ada 7 orang KPPS yang bertugas," ujarnya. 

Pasca dilantik, selanjutnya para petugas KPPS akan mendapatkan pembekalan proses hitung suara hingga penggunaan aplikasi sirekap. 

Arya menjelaskan, saat ini proses penghitungan suara menerapkan sistem online dan offline. 

Sistem penghitungan secara offline diambil, untuk mengantisipasi apabila terjadi masalah sinyal. 

"Jadi semua didokumentasikan. Apabila nanti saat bertugas sinyalnya kurang bagus, maka bisa menggunakan sistem offline. Setelah sinyalnya stabil tinggal diunggah saja," ucapnya. 

Arya juga menegaskan bahwa sirekap hanyalah alat bantu, bukan alat real yang memperlihatkan detail pada saat penghitungan di TPS. 

"Kembali lagi ini merupakan aplikasi. Salah dalam penulisan bisa tidak terbaca. Maka dari itu ini (sirekap) hanyalah alat bantu. Detailnya nanti saat rekapitulasi di tingkat kecamatan," jelas dia. 

Kegiatan pelantikan dirangkaikan pula dengan penanaman pohon. 

Arya mengatakan, penanaman pohon merupakan program KPU Bali peduli lingkungan. 

Sebab selama ini gelaran pemilu banyak memangkas pohon, sebagai bahan baku surat suara. 

"Gerakan menanam pohon ini diharapkan mampu mengembalikan lagi pohon-pohon yang telah ditebang, sebagai bahan baku surat suara," ungkapnya. 

Total pohon yang ditanam di seluruh Buleleng sebanyak 8.911 pohon. 

Penanamannya menyasar beberapa titik. Meliputi Forkompinda, kampus dan sekolah. 

"Untuk jenis pohon yang ditanam meliputi mahoni, sirsak dan gaharu. Sedangkan untuk pohon dari masing-masing KPPS dan PPK sifatnya menyesuaikan saja. Yang penting bisa tumbuh dengan baik," jelasnya. (mer)

Kumpulan Artikel Pilkada Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved