Pilkada Denpasar
KPU Denpasar Antisipasi TPS Rawan dan PSU
TPS rawan di Denpasar yakni di Pemogan yang sempat terjadi pemukulan pada Pemilu 2024.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KPU Kota Denpasar melakukan antisipasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan juga TPS rawan di Denpasar, Bali.
Dalam antisipasi PSU ini pihaknya memberikan pembekalan kepada KPPS sehingga tidak melakukan kesalahan yang menyebabkan PSU.
"Misalnya ada satu orang yang menggunakan KTP luar tapi tidak pindah memilih. Hal itu kami antisipasi," kata Ketua KPU Denpasar, I Dewa Ayu Sekar Anggaraeni, Minggu 17 November 2024.
Sementara itu, untuk TPS rawan di Denpasar, pihaknya berpedoman pada data dari kepolisian berdasarkan Pemilu 2024 kemarin.
Baca juga: PILKADA 2024! Jagoan PDIP Teratas di Jakarta, Pram-Doel Unggul Survei Litbas Kompas, Ada Kang Emil
TPS rawan di Denpasar yakni di Pemogan yang sempat terjadi pemukulan pada Pemilu 2024.
Kemudian di Dauh Puri Kaja karena adanya penghitungan suara ulang.
Selain itu, pihaknya juga antisipasi kecamatan dengan yang memiliki desa/kelurahan dengan TPS Paling Banyak.
Untuk Denpasar Utara yakni Pemecutan Kaja, Denpasar Barat yakni Pemecutan Kelod, Denpasar Selatan yakni Kelurahan Sesetan, dan Denpasar Timur yakni Kesiman Kertalangu.
Beberapa antisipasi juga dilakukan saat pemungutan suara salah satunya adanya potensi pemilih ber-KTP luar Denpasar, tetapi tidak mengurus pindah memilih dan ingin memilih di TPS tujuan.
Juga antisipasi warga luar provinsi Bali yang ingin memilih di Denpasar.
Termasuk ketelitian petugas KPPS dalam membaca surat suara hasil coblosan, kemudian menuangkan ke C hasil plano dan salinan ke C salinan.
"Tapi sekarang lebih mudah karena hanya ada dua pemilihan, sehingga tidak akan sampai malam," katanya. (*)
Kumpulan Artikel Pilkada Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Simulasi-pemilihan-di-TPS-25-Padangsambian.jpg)