Timnas Indonesia

TARGET Lolos ke Chili, Kadek Arel Jalani TC Timnas di Jepang, Persiapan Piala Asia U20 2025 di China

Setelah itu mereka akan kembali ke Bali hingga libur Natal (25 Desember). Sementara Piala Asia U-17 2025 sendiri dilangsungkan pada 6-23 Februari 2025

Penulis: Kambali | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
PSSI
Pemain muda Bali United, Kadek Arel Priyatna saat ini sedang menjalani pemusatan latihan atau training centre (TC) di Jepang bersama Timnas U-20 Indonesia. 

TRIBUN-BALI.COM  - Pemain muda Bali United, Kadek Arel Priyatna saat ini sedang menjalani pemusatan latihan atau training centre (TC) di Jepang bersama Timnas U-20 Indonesia.

Timnas U20 sudah berada di Jepang sejak 5 November lalu. Rencananya Garuda Nusantara (julukan Timnas U20 Indonesia) menuntaskan pemusatan latihan di Negeri Sakura hingga 23 November 2024.

Pemusatan latihan Timnnas U20 ini dilaksanakan sebagai persiapan mengikuti Piala Asia U20 2025 di China. Kadek Arel mengaku bersyukur dengan kesempatan yang boleh kembali dijalaninya bersama Garuda Nusantara.

“Saya bersyukur bisa kembali menjalani pemusatan latihan Timnas U20 Indonesia, kali ini sebagai persiapan Piala Asia di China bulan Februari 2025 nanti,” ujar Arel.

Timnas U20 Indonesia berada di grup C bersama Yaman, Iran, dan juara bertahan Uzbekistan. Piala Asia U20 2025 akan berlangsung pada 12 Februari hingga 1 Maret 2025 di Shenzen, China. Piala Asia U20 menjadi ajang kualifikasi untuk bisa menembus fase Piala Dunia U20 2025 di Chili. Dengan catatan, Garuda Nusantara bisa berada di babak semifinal Piala Asia U20 tersebut.

Baca juga: Beckham Putra Optimis Jelang Persib Bandung vs Borneo FC, Target Harus Menang

Baca juga: Duel Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Pelatih Herve Renard Tegaskan Besok Tak Akan Mudah

Pemain muda Bali United, Kadek Arel Priyatna saat ini sedang menjalani pemusatan latihan atau training centre (TC) di Jepang bersama Timnas U-20 Indonesia.
Pemain muda Bali United, Kadek Arel Priyatna saat ini sedang menjalani pemusatan latihan atau training centre (TC) di Jepang bersama Timnas U-20 Indonesia. (twitter @baliutd)

Kadek Arel pun memasang target serius di ajang tersebut untuk bisa membantu Timnas U20 lolos ke Piala Dunia U20 2025 Chili mendatang. “Pastinya saya akan berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras di latihan dan pertandingan untuk bisa meraih prestasi lolos ke Piala Dunia 2025 nanti,” ujar Arel seperti dilansir website resmi klub.

Sebelum bertolak ke Jepang, Garuda Nusantara lebih dulu menjalani latihan di Bali United Training Center, Gianyar. Selain Kadek Arel dari Bali United, dua rekannya juga turut bergabung yaitu penjaga gawang Wayan Arta Wiguna (Elo) dan gelandang tengah Maouri Yves Ramli Simon. 

Kadek Arel merupakan 7 pemain yang mendapatkan keistimewaan dari pelatih Timnas U20 Indonesia Indra Sjafri. Pelatih timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri memberi perlakukan khusus kepada pemain utama di Liga 1 untuk bebas keluar-masuk TC yang akan dijalani.

Timnas U20 Indonesia mempersiapkan keikutsertaan di Piala Asia U-20 2025 dengan melakukan TC jangka panjang kembali. Fase pertama, Timnas U20 melakukan TC di Bali dari 27 Oktober hingga 3 November. Kemudian TC dilanjutkan di Jepang pada 4 November hingga 23 November 2024. 

Setelah itu mereka akan kembali ke Bali hingga libur Natal (25 Desember). Sementara Piala Asia U-17 2025 sendiri dilangsungkan pada 6-23 Februari 2025.  

Indra Sjafri mengatakan memberi keistimewaan kepada pemain yang kemungkinan dibutuhkan klubnya di Liga 1. Mereka bisa keluar-masuk TC saat dibutuhkan klub. Seperti dilansir BolaSport.com, setidaknya ada 7 pemain yang mendapatkan kesitimewaan tersebut karena berstatus pilihan utama di timnya di Liga 1.

Mereka adalah Kadek Arel (Bali United), Dony Tri Pamungkas (Persija), Sulthan Zaky (PSM Makassar), Arkhan Kaka (Persis Solo), Riski Afrisal (Madura United), Meshaal Hamzah (PSBS Biak) dan Alfharezzi Buffon (Borneo FC).

Sebenarnya masih ada beberapa pemain Liga 1 lain namun kecil kemungkinan mendapat keistimewaan dari Indra Sjafri karena bukan pilihan utama. Pemain kategori seperti itu contohnya adalah Iqbal Gwijangge (Barito Putera), Rahmat Syawal (PSIS Semarang), Tony Firmansyah (Persebaya Surabaya) dan Rizdjar Nurviat (Borneo FC).

“Setelah berdiskusi dengan tim pelatih, klub mana yang mereka butuhkan untuk ikut berkompetisi dan mana yang bisa dilepas untuk mengikuti pemusatan latihan. Ini kita buat terbuka dan tertutup dan Alhamdulillah kita berkomunikasi dengan baik dengan pelatih klub,” jelas Indra Sjafri.

“Contohnya Kadek Arel yang bermain di Bali United, Zaky di PSM dan Dony kalau dibutuhkan Persija kita kasih, khusus anak-anak yang main di Liga 1 kita beri dispensasi bisa keluar masuk saat TC, karena menurut kami bermain di kompetisi lebih penting dari pada di TC,” kata mantan pelatih Bali United ini. (ali)

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved