Pilkada Bali 2024
PAS Siap Terima Hasil Pilkada, Jika Menang Siap Bekerja, Singgung Soal Bandara Bali Utara
"Saya semua siap (menang kalah,-Red), siap menang kalau menang siap bekerja, harus berani meluangkan waktu mengurangi beban kerja yang lain," ujar PAS
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Calon Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan, siap meluangkan waktu apabila menang dalam Pilkada Serentak 2024 menjadi wakil gubernur dengan mengurangi beban pekerjaan yang lain.
Pasangan dari Calon Gubernur Made Muliawan Arya ini telah menggunakan hak pilihnya di TPS 9 Banjar Bumi Shanti, Dauh Puri Klod, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, pada Rabu 27 November 2024.
"Saya semua siap (menang kalah,-Red), siap menang kalau menang siap bekerja, harus berani meluangkan waktu mengurangi beban kerja yang lain," ujar PAS saat dijumpai Tribun Bali usai pencoblosan.
Dari delapan kabupaten dan satu kota di Provinsi Bali meliputi Badung, Bangli, Buleleng, Karangasem, Tabanan, Gianyar, Jembrana, Klungkung dan Kota Denpasar, Cawagub yang sudah berpengalaman dalam birokrasi ini berharap dapat mendulang suara kemenangan di daerah asal kandidat nomor 1 Mulia-PAS.
"Yang pasti asal kandidat harus menang (Denpasar dan Buleleng,-Red) bebernya.
Baca juga: Cawagub 1 Bali, PAS Nyoblos di TPS 9 Banjar Bumi Shanti Bersama Anak dan Istri Naik Sepeda Motor
Lebih lanjut, PAS menuturkan bahwa siapapun pemenangnya banyak persoalan dan tantangan di Bali yang harus segera diselesaikan agar program-program pembangunan baik fisik maupun non fisik dapat terselenggara dengan baik khususnya pemerataan ekonomi dan persebaran kunjungan pariwisata yang lebih merata.
"Harus ada tarikan ekonomi baru tidak terpusat di Denpasar Badung, menjadi over tourism berat, sebenarnya Bali masih bisa menampung sampai 12 juta kalau tersebar tarikan ekonominya, dengan Bandara Bali Utara bisa mengendors daerah lainnya," ujar dia.
"Otomatis di Denpasar dan Badung menjadi quality tourism, berkurang tapi berkualitas. Nusa Pendida juga dikembangkan lebih bagus," pungkas Mantan Bupati Buleleng periode 2012-2017 dan 2017-2022 itu.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.