Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

UMKM Bali

UMKM dan Wisata Edukatif: Kelompok Pemuda Tani Bali Organic Farm

Bali Organic Farm menghadirkan pengalaman yang lengkap, dari belajar bercocok tanam, membeli hasil panen segar, hingga menjelajahi wisata pertanian. 

Penulis: I Made Wira Adnyana Prasetya | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
tribun bali/i made wira
Bali Organic Farm - UMKM dan Wisata Edukatif: Kelompok Pemuda Tani Bali Organic Farm 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kelompok Pemuda Tani Bali Organic Farm bukan sekadar UMKM biasa. 

Tempat ini merupakan kombinasi unik antara usaha produktif dan pusat pembelajaran bagi pemuda yang memiliki minat di bidang pertanian. 

Mengusung konsep wisata edukatif, mereka tidak hanya menawarkan hasil panen berkualitas, tetapi juga pengalaman mendalam dalam dunia pertanian yang modern dan berkelanjutan.

Berpusat di dua lokasi strategis, yaitu di Jl. Catur No. 08, Pelaga, Kec. Petang, Kabupaten Badung, Bali, untuk kebun mereka, dan Jl. Tegal Sari No.19, Biaung Asri, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, sebagai kediaman sekaligus pusat informasi dari sang pemilik.

Baca juga: Bisa Bangkitkan Ekonomi dan UMKM, Menteri UMKM Resmikan Pasar Umum Negara

Tempat ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00 WITA. Namun, pengunjung disarankan untuk membuat janji terlebih dahulu dengan pemiliknya I Made Surya Adiputra melalui WA +6281236958275 demi pengalaman yang lebih maksimal.

Wisata dan Edukasi dalam Satu Tempat

Bali Organic Farm menghadirkan pengalaman yang lengkap, dari belajar bercocok tanam, membeli hasil panen segar, hingga menjelajahi wisata pertanian. 

Pengunjung dapat merasakan langsung bagaimana bercocok tanam, baik dengan media tanah tradisional maupun dengan teknologi modern seperti hidroponik. 

Hidroponik memungkinkan penanaman tanpa tanah, memanfaatkan larutan nutrisi untuk menjaga kadar unsur hara. 

Keunggulan metode ini adalah proses penanaman dan panen yang dapat berlangsung terus-menerus, tanpa khawatir akan penurunan kualitas lahan.

Selain itu, Bali Organic Farm menerapkan konsep zero waste dalam operasionalnya. 

Semua sisa hasil panen dimanfaatkan kembali, baik sebagai pupuk organik maupun pestisida alami. 

Ini menciptakan ekosistem pertanian yang ramah lingkungan, sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana pertanian bisa berkontribusi positif terhadap pelestarian alam.

Di kebun mereka, pengunjung dapat menjumpai berbagai jenis tanaman mulai dari sayuran seperti bayam, selada, sawi, kangkung, hingga buah-buahan seperti melon, durian, dan lemon. 

Tidak hanya itu, ada juga kandang kelinci, di mana kotorannya dimanfaatkan sebagai nutrisi tanaman. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved