bisnis
CUAN Lewat Artificial Intelligence, Baru 33 Jutaan UMKM Manfaatkan Platform Digital, Ini Solusinya!
Jumlah UMKM di Indonesia pun tidak main-main, yakni mencapai 65-66 juta unit, terdiri dari berbagai usaha seperti kuliner, fashion, kerajinan.
"AI akan sangat bermanfaat tapi juga berbahaya. Tergantung bagaimana kita melihat dan memanfaatkannya," sebutnya senada dengan Reza. Sejatinya, kata dia, AI sudah mulai berkembang sejak tahun 2000 di mana mulainya 4G diperkenalkan.
"Kenapa AI penting untuk UMKM, karena UMKM merupakan fondasi utama perekonomian. Walaupun tidak semua UMKM adalah pelopor," katanya.
Saat awal tak perlu terlalu bingung, buat produk berkualitas dan tentukan target marketnya. Kemudian posting dan pasarkan di sosial media. Jangan lupa endorsement dan promosi secara kontinu.
"AI bisa untuk peningkatan penjualan, efektifitas penjualan dan catatannya jelas. Karena ada teknologi untuk menghitung, untuk branding, bahkan bagimana cara produk dan penetrasi," sebutnya. Bahkan mengontrol cost operasional pun bisa. Untuk itu ia berharap mulai detik ini UMKM bisa memanfaatkan AI. (*)
| KISAH Usaha Tenun, Pesanan Meningkat, BRI Perkuat Pembiayaan Usaha Bagi Pelaku UMKM Tenun Ikat Bali! |
|
|---|
| UNTUNG Besar! Pemegang Saham Restui Buyback Rp4 Triliun & Penyegaran Dewan Komisaris, Ini Tujuannya! |
|
|---|
| TPID Bali Perkuat Sinergi untuk Pastikan Pasokan dan Harga Tetap Stabil Jelang Galungan-Kuningan! |
|
|---|
| POTENSI Kesepakatan Bisnis Sektor Pariwisata Bali-Nusra Rp6,9 T, Bali JagadhitaVII Tahun 2026 Sukses |
|
|---|
| SMARTFREN Transformasi Brand & Perkuat Positioning sebagai “Jagoan Sinyal Se-Indonesia” di 400 Kota! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/qvgwsberbrenjrtn.jpg)