Pohon Tumbang di Monkey Forest

JENAZAH Korban Tragedi Maut Monkey Forest! Kim Hyoeun Dikremasi, Malam Ini Dibawa Pulang ke Korsel 

Abu jenazah Kim Hyoeun yang telah dimasukkan ke dalam sebuah wadah langsung diserahkan pihak krematorium kepada keluarga.

Zaenal Nur Arifin/Tribun Bali
Abu dari jasad Kim Hyoeun yang telah diserahkan kepada pihak keluarga. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Korban tragedi maut pohon tumbang di Monkey Forest akhirnya dikremasi.

Jenazah mendiang Kim Hyoeun, WNA Korea Selatan, perempuan usia 42 tahun, yang menjadi korban meninggal dunia dari musibah pohon tumbang di Monkey Forest telah dikremasi sore ini.

Kremasi dilakukan di Krematorium Centre Mumbul mulai pukul 16.00 WITA dan selesai sekira pukul 17.10 WITA.

Abu jenazah Kim Hyoeun yang telah dimasukkan ke dalam sebuah wadah langsung diserahkan pihak krematorium kepada keluarga.

Baca juga: PASCA Tragedi Maut di Monkey Forest, Desa Adat Segera Gelar Upacara Mecaru Ageng, Kini Closed Dulu!

Baca juga: MANTAN Kekasih Agnes Jadi Tersangka! Usai Penganiayaan di Villa , Pelaku Mantan Diplomat PBB

Objek wisata Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali mengalami insiden pohon tumbang yang menewaskan dua wisatawan mancanegara (wisman), pada Senin 10 Desember 2024.
Objek wisata Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali mengalami insiden pohon tumbang yang menewaskan dua wisatawan mancanegara (wisman), pada Senin 10 Desember 2024. (ISTIMEWA)

“Iya itu keluarga korban yang Korea Selatan, korban di Monkey Forest. Semua proses kremasi selesai kita serahkan ke pihak keluarga,” ujar salah satu staf Monkey Forest, yang enggan menyebut nama usai mendampingi proses kremasi saat ditemui Jumat 13 Desember 2024.

Disinggung kapan abu jenazah korban akan dibawa pulang ke Korea Selatan. Staf tersebut menyampaikan informasi dari keluarga mereka langsung terbang kembali ke negaranya malam nanti.

“Nanti malam mereka pulang bawa abu jenazahnya,” jawabnya singkat. Dari pantauan jurnalis TRIBUN BALI, proses kremasi Kim Hyoeun berlangsung khidmat dan dipenuhi suasana haru.

Terlebih begitu proses kremasi selesai dan abu diserahkan ke keluarga tampak sejumlah keluarga tidak dapat menahan air mata.

Tragedi Maut Monkey Forest

Objek Wisata Monkey Forest Ubud, merupakan destinasi pariwisata yang dikelola Desa Adat Padangtegal, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Meski dikelola secara mandiri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar tetap memberikan perhatian terkait bencana pohon tumbang di Monkey Forest Ubud pada Selasa (10/12). 

Sebanyak 3 wisman atau Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi korban pohon tumbang tersebut. Ketiga 3 WNA tersebut adalah WNA perempuan asal Prancis berinisial FJC (32) meninggal dunia,  WNA perempuan asal Korea Selatan berinisial KH (42) meninggal dunia, dan WNA perempuan asal Korea Selatan berinisial LS (43) luka berat.

Sekda Gianyar, Dewa Alit Mudiarta mendatangi Objek Wisata Monkey Forest Ubud pada Rabu (11/12) pagi. Dia datang bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar dan sebagainya. Alit Mudiarta menegaskan pihaknya ikut bertanggung jawab terhadap musibah ini dan memastikan kewajiban yang harus diterima para korban terpenuhi. 

Pihaknya meminta kepada pengelola Monkey Forest Ubud dan objek wisata lainnya di Kabupaten Gianyar yang menjadikan alam sebagai bagian dari objeknya, supaya melakukan pemangkasan pohon besar saat cuaca ekstrem, supaya tidak terjadi kejadian serupa lagi. 

“Kami bersama Dinas Pariwisata sudah ambil langkah dalam cuaca ekstrem ini agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Ada pemangkasan pohon yang rawan. Kami antisipasi dengan BPBD,” kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved