Bali United
Serdadu Tridatu Tak Segan Ingin Libas Macan Kemayoran, Kembalikan Tren Positif
Jeda 3 hari dari pekan ke 13 dimanfaatkan Bali United untuk recovery dan mematangkan kembali taktikal pemain
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bali United memiliki misi bangkit dari keterpurukan di pekan ke-15 BRI Liga 1 2024/2025, setelah gagal meraih poin penuh di 4 pertandingan terakhir.
Namun lawan yang dihadapi Bali United tidaklah mudah, yakni Persija Jakarta yang sedang naik daun berada di 3 besar papan atas.
Kedua tim terpaut 4 poin, Bali United mengemas 21 poin dan Persija Jakarta 25 poin.
Pelatih Kepala Bali United, Stefano Cugurra berambisi mengandaskan mantan klub yang pernah dibawanya juara Liga itu.
Baca juga: Proses Bidding Host Piala Asia 2031, Erick Thohir Dorong Pengelolaan Seperti Markas Bali United
"Besok pertandingan sangat penting buat kami, berharap pertandingan terakhir kami tidak bisa menang, tanpa hasil positif, pasti kami ingin tampil bagus, suporter bisa menikmati, mudah-mudahan kami bisa menang," kata Teco dalam sesi Pre Match Press Conference.
Jeda 3 hari dari pekan ke 13 dimanfaatkan Bali United untuk recovery dan mematangkan kembali taktikal pemain dengan skema yang dipersiapkan untuk menghadapi kekuatan Persija Jakarta.
"Kami punya 3 hari buat persiapan tim, kami fokus lebih di recovery dan taktikal supaya pemain buat punya tenaga waktu main, dan punya fokus di dalam taktikal tim," ujar dia.
Teco juga kembali menyinggung ketidakberuntungan Bali United, tidak bernaungnya "Dewi Fortuna" di kubu Bali United menyebabkan hilangnya 3 poin dari 4 pertandingan secara beruntun.
"Kami tidak dapat hasil positif beberapa pertandingan faktor keberuntungan juga kurang bagus buat bali United, kami bisa contoh lawan Dewa United shoot Irja bola kena tiang di sana kalah," kata dia.
"Lawan PSM Makassar di sini, kami menyerang dari babak pertama di babak kedua mereka cetak 1 gol meski kami jauh lebih bagus, kami juga cetak gol tapi VAR bola kena tangan Everyton, gol Yabes Roni dianulis kami tidak beruntung lagi, hanya dapat 1 poin," ujarnya
"Terakhir kami kalah di Semarang, dua bola kena tiang Maruoka dan Everton kena tiang, gol dari Semarang kena tiang masuk, ya momentum kurang bagus buat tim," beber dia.
Oleh sebab itu, Bali United tak ingin malu saat bermain di hadapan publik sendiri, persiapan lebih matang dan bekerja ekstra keras harus dilakukan Serdadu Tridatu jika tak ingin kritik semakin deras mengalir.
Teco pun mengajak suporter berduyun-duyun datang ke stadion.
"Tim harus kerja keras besok buat kembali punya momentum bagus butuh suporter datang di stadion nikmati pertandingan support buat keluar dari situasi negatif ke positif," ujarnya.
"Waktu menang lawan Persija pasti postif tambah poin lebih dekat poin lawan Persija selisih menjadi satu poin, kami juga punya satu pertandingan tunda, liga masih lama belum selesai putaran pertama tapi besok sangat penting kami harus menang," jabarnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.