Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 59 60, BAB 1: Pergolakan Daerah

Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel sejarah kelas 12 SMA halaman 59 60.

Tayang:
Editor: Ni Ketut Dewi Febrayani
Kemdikbud
Cover Buku Sejarah Kelas 12 - Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 59 60, BAB 1: Pergolakan Daerah 

Ditambah dengan kekecewaan tentang minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi, maka gerakan-gerakan ini berkembang dengan sokongan dari beberapa Panglima daerah.

Selain itu, dalam kabinet sendiri terjadi perpecahan antara PNI dan Masyumi. Kabinet Ali 2 semakin lemah setelah Masyumi menarik menteri-menterinya pada bulan Januari 1957.

Akhirnya Ali Sastroamidjodjo terpaksa menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden pada tanggal 14 Maret 1957.

Soal Halaman 60

Coba kamu cari informasi, pemikiran apa yang disampaikan Presiden Soekarno melalui Konsepsi Presidennya!

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 60

Kemunculan gerakan-gerakan separatis di daerah serta demisioner Kabinet Ali II menyebabkan dibentukan undang-undang negara oleh Presiden Soekarno atas keadaan darurat perang yang terjadi di seluruh Indonesia. 

Hingga akhirnya, berdasarkan keadaan yang terjadi maka para angkatan perang diberikan kewenangan khusus untuk bisa memberikan keamanan bagi negara.

Maka dari itu, Presiden Soekarno akhirnya mengundang para tokoh partai yang berasal dari tingkat daerah sampai tingkat pusat untuk datang ke Istana Negara pada21 Februari 1957. Selain itu, Presiden Soekarno juga mengundang beberapa tokoh militer. Tujuannya adalah agar para tokoh dapat mendengarkan pidatonya tersebut.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 37 38, Kurikulum Merdeka: Konsekuensi Seorang Beriman

Nah, pidato inilah yang dikenal dengan sebutan Konsepsi Presiden. Tujuan dari adanya konsepsi tersebut yakni agar bisa mengatasi serta menyelesaikan krisis kewibawaan kaminet yang saat itu sering dihadapi oleh Indonesia.

Adapun cara yang ditempuk yakni dengan membentuk kabinet yang beranggotakan empat partai yang menang dalam pemilu.

Cara lainnya adalah membentuk Dewan Nasional yang beranggotakan golongan-golongan fungsional yang berasal dari masyarakat Indonesia. 

Sayangnya, pada saat itu gagasan Presiden Soekarno nampanya dikeluarkan tanpa memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada para kabinet yang sedang bermasalah.

Sementara itu, isi dari Konsepsi Presiden yang disampaikan pada 21 Februari 1957 dengan judul pidato Menyelamatkan Republik Indonesia adalah sebagai berikut:

 1. Mengubah Sistem Demokrasi Liberal menjadi Demokrasi Terpimpin. Alasannya, sistem tersebut adalah impor dari negara Barat, sehingga kurang sesuai jika diterapkan dengan kepribadian Bangsa Indonesia.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved