Berita Buleleng
Polres Buleleng Turun Tangan Selidiki Dugaan Penyelundupan 22 Penyu di Desa Pemuteran Bali
Kata Kapolres, berdasarkan laporan yang dia terima seluruh penyu dalam keadaan hidup.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus penyelundupan 22 penyu di Banjar Dinas Kembang Sari, Kecamatan Gerokgak, segera ditindaklanjuti Polres Buleleng.
Pihak Satreskrim Polres Buleleng kini berupaya mengungkap siapa pelakunya.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengungkapkan, 22 ekor penyu di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak ditemukan oleh masyarakat pukul 06.30 Wita, saat ada kegiatan di pinggir pantai.
Masyarakat yang mendapati hewan langka itu, segera melapor ke Kepala Desa setempat.
Baca juga: CURIGA dengan Jejak Kaki, Wayan Kanton Temukan Puluhan Penyu Selundupan di Buleleng
Dari laporan itu, pihak desa bersama Bhabinkamtibmas segera mendatangi lokasi kejadian.
"Saat ini Satpolair dan Kasat Reskrim sedang mendalami penemuan itu. Kemungkinan penyu itu akan dijual di Bali," ucapnya Jumat 24 Januari 2025.
Kata Kapolres, berdasarkan laporan yang dia terima seluruh penyu dalam keadaan hidup.
Hanya saja sebagian besar kondisinya mengalami luka-luka akibat diikat menggunakan tali Sling.
"Jenisnya adalah penyu hijau dan ada beberapa jenis lain. Tapi kebanyakan penyu hijau. Mengenai beratnya di bawah 100 kilogram. Kisarannya 30 kilogram hingga 50 kilogram," sebutnya.
Kapolres mengatakan, jika belum lama ini Polres Jembrana juga mengungkapkan kasus serupa.
Apakah ini juga ada jaringannya, ia mengaku sedang koordinasikan juga dengan Polres Jembrana.
"Termasuk terkait orang-orang yang ditangkap di Polres Jembrana, kami sedang pendalaman," ucapnya.
Berkaca pada kasus serupa yang terjadi di Jembrana juga, AKBP Widwan menegaskan pihaknya akan perintahkan Satpolair untuk patroli di seputaran lokasi.
"Selain juga akan kami perintahkan Satpolair untuk mengecek perahu dan sampan-sampan yang mencurigakan," tegasnya. (mer)
Kumpulan Artikel Buleleng
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.