Berita Denpasar
LAGI! Kawanan Pelajar di Denpasar Bali Keroyok Pemotor, TM Masih Jalani Perawatan Medis
Kawanan Pelajar di Denpasar Krisis Moral, Tiba-tiba Main Keroyok Pemotor Yang Hendak Berangkat Kerja Subuh, Sepekan Berlalu TM Masih Jalani Perawatan
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polsek Denpasar Barat berhasil mengungkap kasus pengeroyokan tanpa motif yang jelas, dilakukan oleh 4 orang anak berstatus masih pelajar, terhadap korban yang hendak berangkat bekerja di Jalan Pulau Tarakan depan Pusat Gadai Dauh Puri Kelod, Denpasar, Bali.
Peristiwa yang terjadi pada Senin 27 Januari 2025, pukul 03.45 WITA tersebut membuat korban TM (36) mengalami luka-luka, dan hingga 3 Februari 2025 ini masih harus menjalani perawatan medis.
Korban mengalami luka di bagian lutut kaki, luka di bagian mulut, benjol di bagian kepala karena dikeroyok dengan cara dipukul dan ditendang secara tiba-tiba.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menyampaikan terduga pelaku diperkirakan ada 4 orang, dan 2 pelaku masih berstatus pelajar sudah berhasil ditangkap polisi.
Baca juga: Viral di Bali Sepekan: Pengeroyokan Pemuda Bertato - PMI Diduga Dibunuh di Malaysia
Dua pelajar yang berhasil ditangkap adalah IMA (16) dan KCR (15).
IMA berperan menendang korban sampai oleng dan terjatuh dari sepeda motor.
Setelah korban terjadi langsung dihadang dan dikeroyok bersama teman-temannya.
Sedangkan pelaku KCR berperan memukul dan membawa besi.
"Dua pelaku yang sudah ditangkap ditetapkan sebagai ABH (Anak yang Berhadapan dengan Huku) dengan pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pada Senin 3 Februari 2025.
IMA dan KCR ditangkap pada Selasa 28 Januari 2025, saat ini para pelaku diamankan di Polsek Denpasar Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif.
"Pelaku dan kawan-kawannya melakukan pengeroyokan terhadap korban dengan memukul, menendang menggunakan tangan kosong," ujarnya.
Motif yang dilakukan para korban ini pun tidak jelas, hanya karena saat berpapasan lalu korban yang sedang berangkat kerja untuk mencari nafkah itu tiba-tiba ditendang sampai terjatuh oleh kawanan pelajar yang menggunakan sepeda motor Vario warna ungu dan NMAX warna putih itu.
"Korban sempat bangun dan melarikan diri namun korban dikejar sampai di depan toko pusat gadai, lalu dikeroyok dipukul dan ditendang oleh kurang lebih 4 orang pelaku, selanjutnya pelaku kabur meninggalkan korban," bebernya. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.