Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bencana Alam di Bali

Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Di Bali Berlangsung 3 Hari Ke Depan

Masyarakat diimbau berhati-hati apabila beraktivitas di luar ruangan atau saat bepergian menggunakan kendaraan

Istimewa/BPTD Pelabuhan Gilimanuk
Suasana di Pelabuhan Gilimanuk saat cuaca buruk angin kencang menganggu aktivitas penyeberangan, Minggu 9 Pebruari 2025. Pelabuhan Gilimanuk ditutup karena kecepatan angin disebutkan di kisaran 45-49 Knot. Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Di Bali Berlangsung 3 Hari Ke Depan 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Fenomena bibit siklon tropis 96S terpantau berada di sebelah selatan Nusa Tenggara Timur, di Samudera Hindia Barat, Australia Barat. 

Terpantau adanya gale force wind di Barat Laut sistem. 

“Dampak tidak langsung dari keberadaan bibit siklon tropis 96S antara lain mengakibatkan hujan sedang hingga lebat di wilayah Bali hingga Nusa Tenggara Timur,” ujar Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, Senin 10 Februari 2025. 

Selain itu juga mengakibatkan angin kencang di wilayah Bali hingga Nusa Tenggara Timur. 

Baca juga: Hujan Angin di Karangasem Renggut Korban Jiwa, Sekda Minta Pangkas Pohon Bersiko Tumbang

Dan mengakibatkan tinggi gelombang 2,5 hingga 3,5 m (Rough Sea) di Perairan Selatan Bali hingga NTT.

Ia menambahkan, Indeks Nino 3.4 bernilai -0.89, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah Indonesia bagian Timur. 

Saat ini wilayah Bali masih memasuki musim hujan, namun keberadaan bibit siklon tropis 96S mempengaruhi peningkatan aktivitas konvektif, peningkatan kecepatan angin dan kenaikan tinggi gelombang laut, terutama di wilayah Selatan Bali

“Pada 9 Februari 2025, pukul 14.00 WITA, kecepatan angin maksimum yang tercatat di Stasiun Meteorologi Ngurah Rai sebesar 38 knots (70 km/jam). Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Selatan Bali berkisar antara 1 hingga 3,5 meter (Rough Sea). Kondisi ini diprediksi masih akan terus berlangsung hingga 3 hari ke depan,” imbuh Cahyo.

Masyarakat diimbau berhati-hati apabila beraktivitas di luar ruangan atau saat bepergian menggunakan kendaraan, untuk menghindari kejadian pohon tumbang, tiang listrik yang roboh, dan lain-lain.

Untuk para nelayan harap mewaspadai angin kencang mencapai 25 knot dan tinggi gelombang laut mencapai 3,5 meter di perairan Selatan Bali.

Untuk para wisatawan yang ingin bepergian ke pantai di perairan Selatan Bali, harap berhati-hati dan sebaiknya tidak bermain ombak hingga ke tengah pantai. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved