Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Valentine Day 2025

Meriahkan Hari Kasih Sayang, Kita Bikin Romantis Bersama Romo Eko Wahyu 

Meriahkan Hari Kasih Sayang, Kita Bikin Romantis Bersama Romo Eko Wahyu 

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
KOMUNITAS KATOLIK - Suasana berlangsungnya acara Kita Bikin Romantis Bersama Romi Eko Wahyu yang diadakan Komunitas Bisnis Katolik Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam rangka memeriahkan Hari Kasih Sayang atau lebih dikenal dengan Valentine Komunitas Bisnis Katolik Bali (KBKB) menggelar event bertajuk "Kita Bikin Romantis Bersama Romo Eko Wahyu".

Ratusan peserta anggota KBKB  hadir pada event yang berlangsung di International Conference Center (ICC) Bali pada Rabu (12/2/2025) malam.

Baca juga: Bupati Giri Prasta Sampaikan Jawaban Pemerintah, Rapat Paripurna Bahas Raperda RTRW Badung 2025-2045

Dimana event ini dibalut dengan makan malam romantis, live music, dansa dengan sang kekasih ataupun pasangan suami istri.

Dan yang menjadi lebih spesial acara ini adalah kehadiran Romo Eko Wahyu.

Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius dan Pisces Besok Sabtu 15 Februari 2025: Teruslah Bekerja Keras!

"Acara ini dibuat dalam rangka memeriahkan hari kasih sayang dan bertujuan mempererat tali silaturahmi antar anggota komunitas dan juga bertujuan memberikan penguatan iman untuk umat Katolik," ujar Ketua Komunitas Bisnis Kristen Bali, Jurgen Limbunan.

 


Ia menambahkan KBKB ini terbentuk pada saat situasi pandemi Covid-19 2020 lalu, dan dibentuk bertujuan sesama pelaku bisnis agar saling menopang dan saling support saat situasi pandemi.

 


Kendati komunitas ini bernamakan Komunitas Bisnis Katolik Bali, akan tetapi tidak eksklusif satu agama saja tetapi terbuka untuk umum.

 


Acara KBKB sangat banyak dan bervariasi, mulai dari acara bisnis, rohani, olahraga, wisata dan sebagainya. 

 


Percaya atau tidak, terdapat minimum delapan kali acara per bulan dan para member diberikan kebebasan mengikuti acara sesuai dengan preferensi masing-masing.

 


“Memang namanya Komunitas Bisnis Katolik Bali tapi kita tidak tertutup dari agama lain. Jadi non-katolik pun boleh ikut bergabung, karena kita menganut asas 70/30. 70 persen itu bisnis, 30 persen lainnya baru urusan rohani,” imbuh Jurgen.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved