Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Periode Januari 2025, Imigrasi Ngurah Rai Catat Total Pelintas Keimigrasian Capai 1,2 Juta Lebih

Tercatat penerbitan paspor baru sebanyak 1.624, penerbitan paspor penggantian 1.608, penerbitan paspor elektronik mencapai 3.232.

(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)
BANDARA - Suasana area pengambilan bagasi terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Jumat 14 Februari 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Selama periode Januari 2025, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mencatat sebanyak 1.244.436 orang pelintas, melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

Di mana jumlah tersebut mengalami peningkatan, 22 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2024 lalu.

“Dari jumlah tersebut, tercatat kedatangan sebanyak 611.603 orang, atau mengalami peningkatan sebesar 27 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, Winarko, Kamis 13 Februari 2025. 

Baca juga: Hubungan Pande Gede dengan Tersangka Jadi Pertanyaan, Polres Buleleng Sebut Tak Ada Motif Cemburu

Baca juga: KADEK PARWATA Tewas Ditusuk di Denpasar, Wanita Asal Ketewel Bikin Pengakuan, Sebut Telah Cerai

Dari jumlah ini, untuk kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) berjumlah sebanyak 53.490 orang, sementara kedatangan Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 540.122 orang, dan kedatangan kru sebanyak 17.991 orang.

Ia menambahkan, untuk total keberangkatan selama Januari 2025 tercatat sebanyak 632.833 orang atau naik 18 persen dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut untuk keberangkatan WNI sebanyak 40.618 orang, Keberangkatan WNA sebanyak 573.783 orang, dan keberangkatan kru sebanyak 18.433 orang.

Tercatat ada 10 besar kedatangan WNA di mana negara Australia di urutan pertama berjumlah 139.577 orang, disusul kedua adalah Tiongkok 61.984 orang, lalu ketiga dari India berjumlah 36.514 orang.

Keempat Korea Selatan 35.172 orang, lalu Prancis 26.794 orang, Malaysia 21.771 orang, Inggris 20.569 orang, Amerika Serikat 18.627 orang, Singapura 15.942 orang dan kesepuluh Jepang 12.112 orang.

Lebih lanjut Winarko menyampaikan, selama bulan Januari 2025, Kantor Imigrasi Ngurah Rai juga telah melakukan penolakan masuk terhadap 104 WNA, dan  telah melakukan penundaan keberangkatan terhadap 51 WNI/WNA. 

Pada periode yang sama (selama Januari 2025) Imigrasi Ngurah Rai, telah menerbitkan sebanyak 3.232 paspor angka ini turun 4 persen dibanding periode sama di tahun lalu.

Tercatat penerbitan paspor baru sebanyak 1.624, penerbitan paspor penggantian 1.608, penerbitan paspor elektronik mencapai 3.232.

“Selain penerbitan 3.232 paspor kami Imigrasi Ngurah Rai telah melakukan penolakan sebanyak 74 pemohon paspor,” imbuhnya.

Winarko mengatakan, penolakan permohonan paspor biasanya terjadi karena beberapa alasan di antaranya seperti dokumen tidak lengkap atau tidak valid, kesalahan pengisian formulir, memberikan keterangan yang tidak benar saat wawancara.

Kemudian termasuk dalam daftar pencegahan dan penangkalan Imigrasi, hingga terindikasi sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural.

Sementara itu, pihaknya juga telah memberikan perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) sebanyak 826, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) 7, penerbitan fasilitas keimigrasian Affidavit 26, perpanjangan izin tinggal kunjungan (VOA) 2.100, perpanjangan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) 523, perpanjangan Izin Tinggal Tetap (ITAP) 15 dan penerbitan MREP/ERP TK 158.(*)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved