Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Ornamen Pasar Badung Bali Yang Rusak Akan Diperbaiki Perumda Pasar Esok

Penggantian ornamen masih kembali dengan bahan sebelumnya yakni fiber dengan anggaran Rp 20 juta.

Tribun Bali/Putu Supartika
Ilustrasi tampak depan Pasar Badung Denpasar. Ornamen Pasar Badung Yang Rusak Akan Diperbaiki Perumda Pasar Esok 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kerusakan ornamen depan Pasar Badung yang sempat viral beberapa waktu lalu akan diperbaiki, Kamis 20 Februari 2025.

Perbaikan ini dilakukan oleh Perumda Pasar Sewakadharma Denpasar.

“Perbaikan dilakukan dengan mengganti sementara ornamen yang terbuat dari fiber sebelum dilakukan kajian,” kata Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, Rabu 19 Februari 2025.

Pihaknya mengatakan, perbaikan yang dilakukan saat ini merupakan solusi jangka pendek untuk pemeliharaan agar ornamen kembali tetap terlihat bagus.

Baca juga: Parkir Tapping Belum Maksimal, Perumda Pasar Kembali Gencarkan Sosialisasi di Pasar Badung

Penggantian ornamen masih kembali dengan bahan sebelumnya yakni fiber dengan anggaran Rp 20 juta.

Sebab, untuk jangka panjang pihaknya sudah menyiapkan tim untuk melakukan kajian terhadap bahan yang bisa digunakan untuk mengganti bahan fiber.

Kompyang Wiranata mengungkapkan, proses perbaikan tersebut tidak terlalu banyak karena hanya mengganti fiber saja.

"Tetapi karena Pasar Badung sudah diserahkan pengelolaan dan asetnya ke kami (Perumda Pasar) maka kami punya tanggung jawab melakukan kajian untuk menggantikan bahan yang sekarang," ungkapnya.

Bahan yang digunakan bisa menggunakan batu bata merah.

Hal ini juga dari masukan DPRD Kota Denpasar agar bahan dilakukan perbaikan agar lebih awet.

"DPRD Kota Denpasar juga memberikan masukan agar diganti. Nah ini kami masih akan lakukan kajian untuk jangka panjangnya," imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk pasar pihaknya selalu melakukan pemeliharaan dan jika ada kerusakan dilakukan perbaikan.

"Kami selalu melakukan pemeliharaan. Jadi, ada tempelan yang rusak kami perbaiki. Proses pemeliharaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan selalu kita jalankan," paparnya. (*)

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved