Berita Jembrana

Meningkat Jelang Tumpek Landep, Jasa Cuci Motor Napi Rutan Negara Diserbu Warga

Satu per satu warga berdatangan ke tempat cuci motor/mobil Rutan Kelas IIB Negara, Jembrana, Jumat (21/2/2025).

Ist/Rutan Kelas IIB Negara Jembrana
CUCI MOTOR - Para WBP saat melaksanakan tugasnya pada jasa layanan cuci kendaraan di areal Rutan Kelas IIB Negara, Jembrana, Jumat 21 Pebruari 2025. Saat Tumpek Landek, banyak yang antre untuk mencuci motor di sini. 

Meningkat Jelang Tumpek Landep, Jasa Cuci Motor Napi Rutan Negara Diserbu Warga

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Satu per satu warga berdatangan ke tempat cuci motor/mobil Rutan Kelas IIB Negara, Jembrana, Jumat (21/2/2025).

Sedikitnya, ada 200 sepeda motor yang menggunakan jasa layanan cuci motor yang dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) sehari sebelum Rahina Tumpek Landep yang dilaksanakan Sabtu (22/2).

Baca juga: WASPADA Cuaca Ekstrem & Awasi Penyelundupan Penyu, Sat Polairud Jembrana Sambangi Kelompok Nelayan

Jumlah ini meningkat 20 kali lipat dibanding hari biasanya.

Diakui, selain harganya terjangkau, masyarakat juga mengaku puas dengan layanan cuci kendaraan yang dilakukan oleh para warga binaan pemasyarakatan (WBP) rutan setempat.

Di sisi lain, kegiatan ini tentunya menjadi bekal bagi para warga binaan untuk selanjutnya ketika kembali berbaur dengan masyarakat. 

Baca juga: Pemkab Jembrana Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030

"Peningkatan seperti ini rutin pada momen-momen tertentu, misalnya Tumpek Landep," kata Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Negara, I Nyoman Tulus Sedeng saat dikonfirmasi, Jumat (21/2).

Dia menjelaskan, layanan jasa cuci motor dan mobil ini sudah dibuka sejak beberapa tahun yang lalu.

Ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh para warga binaan pemasyarakatan (WBP) selama berada di balik jeruji.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi PMK di Jembrana 36 Persen Lebih, Petani Menolak Ternaknya Divaksin PMK

Pada hari biasa atau hari normal, layanan ini tetap buka dan bisa melayani hanya sepuluh hingga belasan unit kendaraan.

Ia melanjutkan, kemungkinan karena biaya yang terjangkau dan jasa cuci motor yang maksimal membuat tempat tersebut menjadi incaran warga.

Sebab, tarifnya yang ramah di kantong, pengunjung hanya perlu membayar Rp10 ribu untuk sepeda motor kecil dan Rp15 ribu untuk sepeda motor kategori besar, serta tarif Rp30-50 ribu untuk mobil.

Baca juga: 122 STT Sudah Daftar Jadi Penerima Subsidi Ogoh-ogoh di Jembrana, Jumlah Belum Capai 50 Persen

"Hari ini ada sekitar 200 unit kendaraan. Mungkin karena memang momen Rahina Tumpek Landep besok jadi meningkat 20 kali lipat dari biasanya dan warga rela antre. Mungkin karena pelayanannya maksimal dan tarifnya juga terjangkau untuk masyarakat," jelasnya.

Harapannya, ketika para WBP yang bertugas di jasa layanan cuci kendaraan ini nantinya bisa memiliki skill.

Sehingga ketika kembali ke masyarakat setelah menjalani pidana, bisa menjadi rujukan untuk usaha di rumahnya masing-masing.

"Hasil dari jasa ini dilaporkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang kemudian disisihkan untuk upah WBP yang bertugas dan sisanya untuk kegiatan pembinaan di Rutan Negara," ungkapnya. (*)

 

Berita lainnya di Rutan Negara

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved