Berita Badung

SAKSIKAN Ibunda Dieksekusi Pelaku di Jimbaran Bali, Putri Dicekik Lalu Kepala Dibenturkan ke Lantai

SAKSIKAN Ibunda Dieksekusi Pelaku di Jimbaran Bali, Putri Dicekik Lalu Kepala Dibenturkan ke Lantai

|
istimewa
Polisi saat melakukan pemeriksaan di TKP Perumahan Kori Nuansa Barat Blok III No. 6 seprang ibu dalam kondisi meninggal dunia diduga korban perampok, pada Minggu 23 Februari 2025. Kasus Perampokan di Jimbaran Bali, Ibu dan Anak Jadi Korban, K Meninggal Dunia 

TRIBUN-BALI.COM - Sungguh tragis pembunuhan di Jimbaran, Badung, Bali, Dika Putri Kartikasari (25) melihat langsung Ibunya, Kartini (57) ditikam hingga tewas.

Peristiwa pembunuhan sadis itu dilakukan  M. Rafli Barizi (21) karena dipergoki Kartini saat melakukan perampokan di rumahnya.

TKP aksi tragis itu tepatnya di Perumahan Kori Nuansa Barat Blok III, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu 23 Februari 2025, pukul 03.30 WITA. 

Baca juga: PENGAKUAN Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Jimbaran, Ini Penyebab Kartini Ditikam Berkali-kali

Hingga saat ini, Petugas Polsek Kuta Selatan belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap Putri pasca pembunuhan tersebut.

Putri masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bali Jimbaran.

Menurut sumber Tribun Bali, pelaku pembunuhan telah berhasil diamankan beberapa jam setelah peristiwa tragis itu.

Baca juga: TERIAKAN Minta Tolong Jelang Kematian Pengusaha Roti di Jimbaran Bali, Pelaku Tak Ada Belas Kasihan

Penangkapan pelaku dilakukan tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan.

Sumber menyebutkan pelaku diamankan di kawasan Banjar Semer, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali Minggu 23 Februari 2024 sekitar pukul 18.30 WITA.

Saat akan ditangkap tim gabungan, pelaku yang juga buruh bangunan itu malah nekat melakukan perlawanan.

Hingga akhirnya pelaku pembunuhan itu terpaksa ditembak karena berusaha kabur ke tempat pemukiman warga.

"Saat diamankan pelaku melawan petugas dan mencoba melarikan diri.

Lalu diberikan tindakan tegas terukur berupa timah panas ke arah kaki pelaku," ungkap sumber Tribun Bali, pada Senin 24 Februari 2025.

Setelah berhasil ditangkap, pelaku kemudian diinterogasi oleh Polisi terkait kasus pembunuhan tragis tersebut.

Kepada Polisi, pelaku mengaku nekat melakukan pembunuhan terhadap Kartini karena memergokinya.

Kartini yang kebetulan keluar dari kamar mendapati pelaku sedang melakukan perampokan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved