bisnis

KABAR Takaran 1 Liter Minyakita Dikurangi Tak Pengaruhi Pembeli di Bali

Pedagang sembako di Pasar Badung, Tono (35) mengatakan tak mengetahui mengenai pengurangan takaran 1 liter Minyakita. 

TRIBUN BALI/ NI LUH PUTU WAHYUNI SRI UTAMI 
MINYAKITA - isu pengurangan takaran Minyakita tak pengaruhi pembeli di Bali.   

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kabar pengurangan takaran 1 liter Minyakita viral di media sosial.

Jika dilihat dalam kemasannya 1 liter Minyakita tak ada yang janggal, namun ketika dilakukan pengukuran ulang ternyata jumlahnya kurang, bukan 1 liter melainkan 750 mililiter saja. 

Kendati demikian, terpantau masyarakat masih membeli Minyakita di seputaran Pasar Badung, Denpasar. Terlihat ibu-ibu masih membeli Minyakita dengan ukuran 1 liter di pasar. 

Baca juga: Minyakita Dijual Diatas HET dan Meroketnya Harga Cabai, Wamendag Roro Sampaikan Ini

Baca juga: Harga Minyakita Naik Lampaui HET! GIMNI Sebut Kemungkinan Ada Kebocoran di Lapangan

Pedagang sembako di Pasar Badung, Tono (35) mengatakan tak mengetahui mengenai pengurangan takaran 1 liter Minyakita

“Kalau masalah itu kita kurang tahu. Tetap normal (pembeli Minyakita) tidak ada keluhan,” jelas, Tono pada, Senin 10 Maret 2025. 

Tono mengatakan masih menjual Minyakita, sebab masih ada pembeli yang membeli. “Kita mah jual. Ada yang beli kita jual. Yang penting terjual itu aja,” bebernya. 

Tono mengatakan, Minyakita dibeli untuk stok dagangan secukupnya yakni sekitar satu sampai dua pack atau sejumlah 24 kemasan. Dalam sehari Minyakita laku terjual 5 hingga 10 untuk kemasan 1 liter. 

“Kita jual Rp18 ribu. Kalau jual (pakai HET) segitu kita bangkrut modalnya saja sudah di atas Rp15.700,” tutupnya. 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved