Arus Mudik

PEMUDIK Mulai Tinggalkan Bali dari Berbagai Pelabuhan, 18 Kapal Ferry di Padangbai Siap Operasional

Lonjakan penumpang inipun terlihat di shelter penumpang Dermaga III, Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Senin (17/3).

istimewa
GILIMANUK - Dua pekan jelang hari raya Lebaran atau Idul Fitri 1446 Hijriah, para pemudik sudah mulai meninggalkan Bali. Pemudik memanfaatkan jalur laut untuk menuju ke kampung halaman.  

TRIBUN-BALI.COM - Dua pekan jelang hari raya Lebaran atau Idul Fitri 1446 Hijriah, para pemudik sudah mulai meninggalkan Bali. Pemudik memanfaatkan jalur laut untuk menuju ke kampung halaman. 

Lonjakan penumpang inipun terlihat di shelter penumpang Dermaga III, Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Senin (17/3). Mereka hendak menumpang Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara (Sanus) 51, yang dijadwalkan menuju Pelabuhan Sapeken, Kepulauan Madura, Jawa Timur. 

Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut (Lala) dan Kepelabuhanan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang, I Nyoman Purna, membenarkan ihwal lonjakan penumpang ini. Dikatakan, kebanyakan penumpang memilih memanfaatkan kapal Sanus 51 karena murah, serta pemesanan tiket bisa dilakukan secara online. 

Baca juga: BAKU TEMBAK Tewaskan 3 Polisi di Way Kanan Lampung, Saat Gerebek Sabung Ayam Diduga Milik Oknum TNI 

Baca juga: BUPATI Satria Warning Pemilik Bangunan Melanggar Radius Kesucian Pura di Nusa Penida Klungkung Bali

ARUS MUDIK - Para penumpang kapal Sanus 51 saat menunggu di shelter penumpang Dermaga III, Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Lonjakan penumpang mulai terlihat sejak Senin (17/3).
ARUS MUDIK - Para penumpang kapal Sanus 51 saat menunggu di shelter penumpang Dermaga III, Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Lonjakan penumpang mulai terlihat sejak Senin (17/3). (Istimewa)

"Kapal Sanus 51 ini merupakan program tol laut pemerintah. Kapal ini melayani rute pendek dari Celukan Bawang–Sapeken-Kangean-Tanjung Perak-Kalianget, dan Labuhan Lombok, NTB," ujarnya, Selasa (18/3).

Lanjut Purna, pada kedatangan terkahir kapal Sanus 51 mengangkut 9 penumpang dari Pelabuhan Lombok, NTB menuju Pelabuhan Celukan Bawang. Sedangkan dari Pelabuhan Celukan Bawang, jumlah penumpang bertambah sebanyak 473 orang dengan 57 unit sepeda motor. 

Purna menambahkan, pihak KSOP memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan. Sehingga memberi kenyamanan bagi para penumpang pada puncak arus mudik nanti.

"Tentu menjelang arus mudik ini kami akan berbenah maksimal sehingga tidak ada kendala saat puncak arus mudik nanti," ucapnya

Sementara, sebanyak 7 kapal ferry yang melayani penyeberangan Pelabuhan Padangbai-Pelabuhan Lembar (NTB) sedang menjalani docking (perbaikan) jelang arus mudik tahun 2025. Namun demikian, dipastikan masih ada belasan kapal akan beroperasional normal melayani penumpang.

Kepala BPTB Satpel Pelabuhan Padangbai I Ketut Sugiartono menjelaskan, sebagai persiapan arus mudik pihaknya telah melakukan ramp check terhadap seluruh kapal yang beroperasi melayani penyeberangan Pelabuhan Padangbai-Pelabuhan Lembar (NTB) dan sebaliknya.

"Ramp check kapal-kapal sudah kami laksanakan sejak Tanggal 3 Sampai 13 Maret 2025 lalu," ujar I Ketut Sugiartono, Selasa (18/3).

Ia mengatakan, jumlah kapal yang melayani rute tersebut ada sebanyak 26 kapal. Sebanyak 7 kapal dalam keadaan docking (perbaikan rutin), dan 1 kapal masih dalam perawatan. 

Sehingga ada 18 kapal yang beroperasional dan dinyatakan laik laut setelah dilakukan ramp check secara menyeluruh. "Kalau selama 24 jam ada 13 keberangkatan dari Pelabuhan Padangbai ke Pelabuhan Lembar," ungkapnya.

Pihaknya tidak dapat memastikan, apakah kapal yang dalam keadaan docking itu dapat beroperasi atau tidak pada saat mudik lebaran nanti. Namun dengan ketersediaan kapal yang beroperasional saat ini, masih aman mengangkut para penumpang berdasarkan pengalaman arus mudik dari tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem akan ditutup total selama 24 jam, saat perayaan Hari Raya Nyepi pada Sabtu (29/3) mendatang. 

"Kalau bisa masyarakat untuk bisa mudik lebih awal," ungkap Manajer ASDP Padangbai, Andri Matte, Senin (17/3). (mer/mit) 

PENGECEKAN - Petugas saat melakukan ramp check kapal Ferry jelang mudik lebaran tahun 2025 baru-baru ini.
PENGECEKAN - Petugas saat melakukan ramp check kapal Ferry jelang mudik lebaran tahun 2025 baru-baru ini. ( Istimewa/BPTD Satpel Pelabuhan Padangbai.)

Puncak Arus Mudik

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved