Ramadan 2025
Arus Mudik, Lonjakan Trafic Data Diprediksi Capai 20 Persen, IOH Perkuat Konektivitas di Bali
Pada saat hari raya Idul Fitri bahkan diperkirakan mencapai 21 persen tertinggi
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di tengah situasi arus mudik yang mulai mengalami peningkatan di ruas-ruas jalur, Operator Telekomunikasi di Indonesia juga berupaya menghadirkan konektivitas yang andal, sehingga memudahkan para pemudik berselancar di internet seperti dalam mengoperasikan Google Maps.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran, Indosat Ooredoo Hutchison mencatat koneksi untuk panggilan, pesan, dan akses internet pun ikut turut mengalami peningkatan.
Diproyeksikan lonjakan trafik data nasional tertinggi harian selama Ramadan mencapai 14,6 persen dibandingkan rata-rata trafik harian, dengan puncaknya terjadi menjelang Idul Fitri.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, dari sisi kesiapan infrastruktur jaringan, Indosat meningkatkan kapasitas jaringan melalui optimalisasi BTS (Base Transceiver Station), MBTS (Mobile Base Transceiver Station), serta pemantauan trafik secara real-time.
Baca juga: 250 Orang Ikuti Martabak Mudik Bareng, Wagub Giri Prasta Dorong Masyarakat Muslim Bali Berprestasi
Optimalisasi ini mencakup 632 titik keramaian (Point of Interest/POI), 68 rute strategis, 29 jalur tol, 30 jalur non-tol, dan 9 jalur kereta api.
Khusus di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, lonjakan trafik data diproyeksikan mencapai 14,2 persen dibandingkan rata-rata tertinggi trafik harian.
Pada saat hari raya Idul Fitri bahkan diperkirakan mencapai 21 persen tertinggi akan terjadi di area Lombok Tengah, Lombok Timur, Badung, Kota Denpasar, disusul Kota Mataram.
Terdapat 30 POI di wilayah Bali Nusra yang mengalami peningkatan kapasitas, mulai dari Kuta Mandalika, Gili Trawangan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Terminal Mengwi dan Ubung, Beachwalk, Canggu, Kintamani, Ubud, Legian Double Six, hingga Uluwatu.
Untuk mendukung komunikasi pelanggan, dilakukan peningkatan jaringan dengan menambah kapasitas di 178 sites BTS di wilayah Bali dan Nusra.
Selain itu, cakupan diperluas melalui penambahan 5 mobile BTS yang dipasang di Pelabuhan Gilimanuk, Pantai Pandawa, Cemagi, Canggu, dan Besakih. Indosat juga menyiagakan command center di gedung kantor Pagesangan – Lombok dan Tuban serta Gatot Subroto - Bali.
Seiring tren peningkatan layanan digital, beberapa aplikasi diperkirakan mengalami peningkatan penggunaan tertinggi selama Ramadan, termasuk TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Sementara itu, Mobile Legends, Roblox, Free Fire, PUBG, dan Call of Duty diprediksi menjadi game paling populer selama periode ini.
Seperti yang dilakukan Indosat yang melakukan ekspedisi jaringan andal di sepanjang jalur mudik, termasuk di wilayah Provinsi Bali maupun luar Bali, meskpiun dua rute utamanya adalah Jakarta–Lampung–Palembang dan Jakarta–Jogja–Malang yang dipastikan kesiapan jaringannya.
"Kami menggelar Ekspedisi Jaringan Andal guna memantau performa jaringan, sekaligus meningkatkan kapasitas serta cakupan layanan di berbagai titik keramaian," ungkap EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro dijumpai di Denpasar, Bali, pada Selasa 25 Maret 2025.
Ia menjelaskan, bahwa langkah ini memastikan pemudik tetap menikmati koneksi yang stabil dan andal dimanapun mereka berada.
"Kami memastian pelanggan dapat menikmati layanan yang stabil, baik untuk berkomunikasi maupun menjalankan aktivitas digital lainnya.
Di momen Ramadan ini, Indosat kembali mengenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, yang merupakan upaya memberikan jaminan akan jaringan yang terintegrasi dan dikelola dengan teknologi mutakhir. (*)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.