Bali United

TECO Minta Jaga Berat Badan, Pelatih Fisik Beri Program Latihan ke Pemain Bali United

Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra memberikan jatah libur selama 8 hari untuk berkumpul atau memperingati hari raya bersama keluarga.

Istimewa/Bali United.
BERLATIH – Para pemain Bali United menggelar latihan rutin pada malam hari saat bulan puasa beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM  - Pemain Bali United saat ini tengah menikmati masa libur Lebaran dan berkumpul bersama keluarga. Lebaran sendiri identik dengan banyak kudapan khas yang dihidangan seperti opor ayam hingga aneka kue lebaran.

Bagi seorang atlet tentu penting dalam menjaga asupan kalori di tengah "godaan-godaan" kenikmatan sajian ala-ala Hari Raya Idul Fitri yang bisa berpotensi surplus kalori pada tubuh jika tidak diimbangi aktivitas latihan. 

Kendati demikian, pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra mengaku tidak membatasi konsumsi para pemainnya, tidak ada larangan apapun dari pelatih selama libur dari 27 maret hingga 3 April 2025. 
"Tidak ada batasan (konsumsi makanan,-Red)," kata Teco, Selasa(1/4). 

Baca juga: Masuk Pemain Kunci di Piala Asia, Mathew Baker Dapat Sorotan Khusus dari AFC

Baca juga: PEMAIN Bali United Tak Dibatasi Makan Saat Libur Lebaran, Teco: Tidak Naik Lebih Dari Sekilo

Namun, ada pesan yang disampaikan Teco bahwa saat kembali masuk latihan, berat badan pemain tidak boleh bertambah lebih dari 1 kilogram. Sebagaimana diketahui, faktor berat badan atau lemak pada tubuh sangat berpengaruh pada performa atlet sepak bola.

"Tapi pemain harus jaga berat badan buat tidak naik lebih dari 1 kg dari berat badan terakhir mereka," jelasnya. 

Selama 8 hari libur, pemain diberikan anjuran-anjuran dalam menjaga kebugaran untuk tetap menjalankan program latihan mandiri di sela-sela waktu libur.

"Pelatih fisik sudah kasih tahu ada program buat mereka jalan sendiri atau dalam grup waktu mereka bisa ketemu bersama untuk latihan," tuturnya.

Skuad Bali United menjalani sesi latihan terakhir, pada Rabu (26/3) lalu sebelum libur beberapa hari untuk memperingati Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 2025.

Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra memberikan jatah libur selama 8 hari untuk berkumpul atau memperingati hari raya bersama keluarga.

Pemain beragama Hindu berkesempatan menjalani serangkaian upacara adat hingga Catur Brata Penyepian bersama keluarga. Sedangkan pemain muslim juga menyambut hari kemenangan berlebaran bersama keluarga. 

Hingga pekan ke-27 kompetisi Liga 1 menuju pekan ke-28, Serdadu Tridatu menduduki peringkat ke-9 klasemen sementara dengan poin 40, hasil dari 11 kemenangan 7 hasil seri dan 9 kekalahan.

Pelatih asal Brasil ini masih ada waktu untuk kembali mengatrol posisi Bali United ke-4 besar papan atas. Ricky Fajrin cs hanya berjarak 3 poin dari Persija Jakarta yang menghuni peringkat 4. 

Sedangkan untuk meraih juara ketiga kalinya bersama Bali United, tampaknya Teco ingin realistis, jarak dengan pemuncak klasemen sementara Persib Bandung selisih 17 poin atau hampir 6 kemenangan, sedangkan sisa laga hanya 7 lagi.

Persib Bandung hanya menang 2 kali lagi saja bisa dipastikan Bali United tak lagi bisa mengejar meskipun menyapu bersih 7 laga sisa dengan kemenangan. 

Sementara itu, melihat persaingan sengit di papan atas Liga 1 2024/2025, Stefano Cugurra, siap berusaha maksimal untuk yang terbaik bagi Bali United

Pelatih yang sudah membawa Bali United meraih dua kali gelar juara Liga 1 secara Back to Back ini tetap berkomitmen memperbaiki tim ke arah yang lebih baik.

"Kami akan tetap kerja keras buat perbaiki tim. Buat tim ini ada di posisi lebih bagus daripada saat ini," pungkasnya. (ian)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved