Seputar Bali
HEBOH! Ucapan ‘Selamat Idul Fitri’ Dibalas Pisau di Dada, Warga Boyolali Tusuk Orang di Gianyar
Sebuah kejadian penusukan terjadi di Banjar Tegallinggah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Kamis 3 April 2025.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebuah kejadian penusukan terjadi di Banjar Tegallinggah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Kamis 3 April 2025.
Pelaku merupakan seorang warga asal Lumajang, Jawa Timur yang tega menusuk Agus Susanto, (57) warga Desa Karangmojo, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jateng.
Tersangka diketahui bernama Marno (56) warga Dusun Besukan, Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jatim dan kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 3 April 2025
Motif pembunuhan sampai saat ini diketahui adalah cemburu karena korban diduga memiliki hubungan dengan istri pelaku.
Baca juga: Wayan Koster Berikan Lampu Hijau Pembangunan Sport Center di Buleleng, Lepas Lahan 5,6 Hektar
Diketahui bahwa korban dan pelaku ini pernah tinggal pada kosan yang sama di lokasi kejadian.
Namun saat libur Lebaran, ia kembali ke Jawa.
Pelaku yang dibakar api cemburu, datang ke Bali sendiri dengan niat menghabisi Agus.
Berdasarkan informasi dihimpun, Minggu 6 April 2025, diketahui pada Kamis 3 April 2025, sekitar pukul 19.00 Wita, pelaku datang ke tempat kos korban (di TKP) untuk menanyakan permasalahan yang sedang dihadapi istri pelaku dengan korban.
Baca juga: Tidak Dibayar Mandor, Buruh Asal Lombok Timur Nekat Jadi Begal di Klungkung, Murni Alasan Ekonomi
Baca juga: KOSTER: Ape Tagih Bulelenge Baang Sube! Serahkan Lahan Pemprov Seluas 5,6 Hektare untuk Sport Center
Permasalahan tersebut diketahui korban via status Facebook milik Hariyati yang diunggah pada tanggal 1 April 2025.
Diketahui bahwa Hariyati merupakan keluarga istri pelaku, adapun status yang diunggah berbunyi,
“Anaknya dititipkan ke saya sedangkan ibunya kelonan dengan Agus, di mana saya sedang goreng kue".
Saat pelaku mendatangi kos-kosan korban, korban pada saat itu belum datang dari bekerja.
Sekitar pukul 20.00 Wita, korban datang dan masuk kamar dan sempat tegur sapa dengan pelaku.
Saat itu pelaku membiarkan korban mandi dan makan malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Saat itu pelaku berbincang di teras depan kamar kos dan sempat mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, dan selanjutnya pelaku menanyakan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penusukan_penusukan_pisau_pembunuhan_golok_dwis.jpg)