Berita Denpasar
Sejak Januari 2025 Ditemukan 7 Anjing Positif Rabies di Denpasar Bali, Cakupan Vaksin 12.581 Ekor
cakupan vaksinasi sudah 15,24 persen atau 12.581 ekor dari populasi anjing di Denpasar.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus anjing positif rabies kembali ditemukan di Denpasar tahun 2025 ini.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Kota Denpasar, sejak Januari 2025 hingga saat sudah ditemukan 7 kasus anjing rabies.
Untuk antisipasi hal tersebut, Distan Denpasar pun menggencarkan vaksinasi rabies.
"Kasus positif rabies pada anjing sampai saat ini ada 7 ekor," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, drh. Ni Made Suparmi saat diwawancarai Selasa 8 April 2025.
Baca juga: Singakerta Ditetapkan Zona Merah Rabies, Ada Anjing Gigit 8 Orang di Banjar Tunon
Pihaknya mengatakan, untuk antisipasi penyebaran meluas vaksin rabies terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) khususnya anjing pun telah dimulai sejak Februari 2025.
Hingga kini, cakupan vaksinasi sudah 15,24 persen atau 12.581 ekor dari populasi anjing di Denpasar.
Tercatat, populasi anjing di Kota Denpasar mencapai 82.545 ekor.
Di tahun 2025 ini, Dinas Pertanian menargetkan pelaksanaan vaksinasi rabies mampu menyasar 91,13 persen dari jumlah populasi.
“Kami sangat konsen dengan pencegahan rabies, beragam upaya terus kami laksanakan untuk mendukung optimalisasi pencegahan rabies,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan, untuk bisa mencapai target, diperlukan kerjasama lintas sektor.
Selain pelaksanaan vaksinasi rabies secara dor to dor ke Desa/Kelurahan pihaknya juga melaksanakan kontrol populasi dengan sterilisasi anjing liar.
Selain itu, pencegahan kasus rabies juga dilaksanakan dengan Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang bahaya rabies dan risiko yang ditimbulkan.
Tak hanya itu, juga turut dilaksanakan Kegiatan Pengawasan Lalu Lintas HPR serta Pembentukan Tim Siaga Rabies (TISIRA).
“Semoga upaya pencegahan rabies berkelanjutan di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan, terlebih Bali, khususnya Kota Denpasar dikenal sebagai daerah wisata,” katanya. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.