Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Blackout di Bali

Warga Gianyar Bali Harap Pemadaman Saat Pemeliharaan Listrik Dilakukan Dini Hari

Muka berkata, jika memang harus dilakukan pemadaman, ia berharap dilakukan tidak saat jam sibuk. 

Tayang:
instagram plndistribusibali
Pemberitahuan pemadaman listrik sementara dari PLN - Warga Gianyar Bali Harap Pemadaman Saat Pemeliharaan Listrik Dilakukan Dini Hari 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Isu pemadaman bergilir membuat masyarakat di Kabupaten Gianyar, Bali, resah. 

Sebab ketiadaan listrik akan menghambat perputaran ekonomi. 

Mereka pun meminta pada pihak PLN, jika memang harus terjadi pemadaman bergilir dampak perbaikan, diharapkan pemadaman dilakukan saat dini hari, ketika sebagian besar masyarakat tidak melakukan aktivitas.

Seorang pengusaha mesin fotocopy di Gianyar, Kadek Muka, Senin 5 Mei 2025 mengatakan, ia resah terkait adanya informasi pemadaman listrik. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN UP3 Bali Timur, Sejumlah Wilayah Mati Listrik

Di mana saat berita ini ditulis, pemadaman telah terjadi di banyak tempat, selain beberapa kawasan di Kabupaten Gianyar, pemadaman juga terjadi di kabupaten lainnya di Bali, dengan alasan PLN melakukan perbaikan jaringan. 

"Mudah-mudahan di tempat saya tidak, anak-anak baru sekolah, sekolah-sekolah sudah ada yang fotocopy berkas, kalau listrik mati, selain usaha saya tidak jalan, yang butuh jasa fotocopy juga kasihan," ujarnya.

Muka berkata, jika memang harus dilakukan pemadaman, ia berharap dilakukan tidak saat jam sibuk. 

"Jangan korbankan ekonomi masyarakat, kan bisa PLN kerjanya saat jam-jam orang sedang istirahat, misalnya saat tengah malam sampai dini hari," harapnya.

Hal serupa juga diharapkan oleh pedagang jus di Gianyar, Bali

Usaha kecilnya sangat mengandalkan listrik. Karena itu, pihaknya meminta PLN agar melakukan pemadaman saat dini hari. 

"Kalau dini hari kan lagi istirahat, kalau bisa PLN jika melakukan pemadaman untuk urusan pemeliharaan, agar dilakukan saat dini hari. Kalau siang, apalagi jam 11 sampai jam 6 sore, itu pembeli lagi ada, jika listrik mati, otomatis usaha saya tak jalan," ujarnya. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved