Kecelakaan di Bali

PATAH Tulang Dokter & Bidan, Dua Ambulans Alami Kecelakaan di Wilayah Ketewel dan Denpasar

Akibat dari laka lantas ini pengemudi mobil IDGAS mengalami luka lecet pada kelopak mata kanan dan lecet pada kaki kiri.  

ISTIMEWA
RINGSEK - Kondisi mobil ambulans setelah mengalami lakalanas di Bypass Prof Ida Bagus Mantra kawasan Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (22/5) sekitar pukul 23.45 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM  – Dua unit mobil ambulans mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di tempat berbeda. Pertama, lakantas terjadi di Bypass Prof Ida Bagus Mantra kawasan Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Kamis (22/5) sekitar pukul 23.45 Wita. Kedua, lakalantas yang melibatkan mobil ambulans terjadi di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat pada Jumat (23/5).

Lakantas yang terjadi di Bypass Prof Ida Bagus Mantra melibatkan 3 kendaraan, yakni truk kontainer, mobil ambulans, dan mobil Daihatsu Terios. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sejumlah penumpang dalam ambulans mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan RSU Mahottama, Kabupaten Bangli.

Baca juga: 2 WNA Diduga Jadi Investor Fiktif! Imigrasi Amankan 23 WNA Bermasalah di Bali

Baca juga: DANA PMI Digelapkan, Rusak Citra ITB STIKOM Bali, Sosok Ini Akan Dipolisikan & Kembalikan Dana Penuh

Ringsek– Sejumlah aparat kepolisian mengatur arus lalu lintas setelah terjadi lakalantas mobil ambulans Damakesmas Densel IV dengan mobil boks di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat pada Jumat (23/5) pagi. Kondisi mobil ambulans ringsek.
Ringsek– Sejumlah aparat kepolisian mengatur arus lalu lintas setelah terjadi lakalantas mobil ambulans Damakesmas Densel IV dengan mobil boks di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat pada Jumat (23/5) pagi. Kondisi mobil ambulans ringsek. (Istimewa/Polresta Denpasar)


Kanit Laka Satlantas Polres Gianyar, IPDA I Wayan Wijaya, seizin Kasatlantas, AKP Made Erdiana Putra, Jumat (23/5) menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil ambulans  yang membawa pasien datang dari arah timur menuju barat di jalur cepat lajur kiri. 

Tiba-tiba, truk kontainer memotong jalur hendak pindah ke jalur sebelah selatan, sehingga pengemudi ambulans tidak bisa menghindar dan terjadilah kecelakaan. Setelah itu, ambulans ditabrak lagi dari belakang oleh mobil Daihatsu Terios.

“Kecelakaan ini mengakibatkan pengemudi dan penumpang mobil ambulans mengalami luka-luka, sedangkan pengemudi truk dan mobil Daihatsu Terios tidak mengalami luka-luka,” ujar IPDA Wijaya.

Adapun korban yang mengalami luka-luka antara lain, dr Luh Putu Putri Sanjiwani dengan patah tulang terbuka tungkai kanan dan luka terbuka pada kepala dan lengan atas kiri serta akan menjalani operasi. Ni Wayan Nanik Suryantini dengan patah tulang lengan bawah kanan, yang juga akan menjalani operasi. 

Korban lainnya, Putu Deva Karunia Rupawan dengan luka lecet, luka bakar, dan memar pada pipi dan tungkai, yang akan menjalani perawatan konservatif. Deva yang saat itu mengemudikan ambulans, sempat terjepit di kabin mobil.

Korban lainnya, Cokorda Istri Agung Puspita Loka dengan cedera kepala ringan dan trauma multipel, yang juga akan menjalani perawatan konservatif. “Seluruh korban telah dibawa ke RSU Mahottama, Bangli untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Sementara itu, lakalantas di Jalan Teuku Umar Denpasar Barat yang melibatkan mobil ambulans dan mobil boks Daihatsu Grand Max terjadi pada Jumat (23/5) pukul 05.20 Wita.

Peristiewa  bermula dari mobil Daihatsu Grand Max N 8847 BJ yang dikemudikan AFR bergerak dari arah selatan menuju utara. Sedangkan mobil ambulans Suzuki APV DK 9050 A yang dikemudikan IDGAS bergerak dari utara menuju ke selatan. 

“Setibanya di TKP (Tempat Kejadian Perkara), mobil Daihatsu Grand Max N 8847 BJ mengalami kendala pada ban belakang sebelah kanan dan kondisi jalan basah, yang mengakibatkan kendaraan lepas kendali,” ungkap Kasat Lantas Polresta Denpasar, AKP Yusuf Dwi Admodjo saat dihubungi Tribun Bali.

“Kemudian oleng ke jalur sebelah kanan lalu terlibat kecelakaan dengan mobil ambulans Suzuki APV DK 9050 A yang sedang bergerak dari arah utara ke selatan di jalurnya,” sambungnya.

Akibat dari laka lantas ini pengemudi mobil IDGAS mengalami luka lecet pada kelopak mata kanan dan lecet pada kaki kiri.  

Kemudian bidan berinisial IARP ‎mengalami patah tulang ibu jari kaki kanan, dirawat di RSUP Prof Ngoerah serta AAINDA‎ mengalami luka robek pada telinga kiri yang juga dirawat di RSUP Prof. Ngoerah. Sementara itu pengemudi Mobil Daihatsu Grand Max N 8847 BJ selamat tidak menderita luka-luka. (weg/ian)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved