Pekerja Migran Indonesia
Cukup Tunjukkan Job Letter, Calon PMI Jembrana Dibantu Modal Rp50-100 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) resmi meluncurkan program untuk calon PMI
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Cukup Tunjukkan Job Letter, Calon PMI Jembrana Dibantu Modal Rp50-100 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) resmi meluncurkan program fasilitasi permodalan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Peserta Pemagangan Luar Negeri (PPLN), Sabtu 31 Mei 2025 kemarin.
Program ini memberikan angin segar bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang hendak keluar negeri.
Mereka bakal diberikan dana talangan serta subsidi tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan nilai Rp50-100 Juta.
Baca juga: Bang-Ipat Laporkan Kinerja 100 Hari Menjabat, Sejumlah Program Sudah Terlaksana di Jembrana Bali
Peluncuran kemudian ditandai dengan penyerahan simbolis kredit bersubsidi kepada enam calon PMI yang sudah lulus tahap pre-screening.
"Program ini hadir sebagai solusi dana talangan bagi anak-anak muda Jembrana yang ingin bekerja ke luar negeri. Cukup menunjukkan job letter, mereka akan langsung difasilitasi oleh Bank BPD Bali, tanpa bunga dan tanpa jaminan," ujar Bupati Kembang Hartawan didampingi Wakilnya, Ipat saat acara penyampaian laporan 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Jembrana Periode 2025-2030.
Baca juga: PMI dan PPLN Jembrana Bali Bakal Difasilitasi Modal Oleh Pemerintah, Segera Dilaunching
Menurut dia, minat generasi muda Jembrana untuk bekerja ke luar negeri saat ini sangatlah tinggi.
Sehingga dirinya dengan pemerintah sangat mendukung langkah ini, namun menekankan pentingnya membangun mental wirausaha setelah kembali ke tanah air.
Bahkan program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan SDM unggul yang siap bersaing secara global.
Baca juga: TEWAS PMI Jembrana di Kazakhstan, Sakit Stroke & Sempat Jalani Operasi, Proses Pemulangan Jenazah
"Kami harap setelah pulang, mereka tidak hanya membawa uang, tapi juga pengalaman dan etos kerja yang bisa membangun Jembrana," harapnya.
Untuk diketahui, kerjasama Pemerintah Daerah dengan Bank BPD bali yang bertujuan untuk membantu mendorong kesejahteraan masyarakat.
Subsidi kredit ini diberikan untuk pekerja imigran yang pertama kali berangkat ke luar negeri atau pesiar.
Baca juga: PMI dan PPLN Jembrana Bali Bakal Difasilitasi Modal Oleh Pemerintah, Segera Dilaunching
Pihak perbankan bakal memberikan bantuan kisaran dari Rp50-100 Juta tanpa bunga dan jaminan kepada satu orang PMI dengan jangka waktunya pinjaman maksimal selama 12 bulan.
Mereka para penerima harus memenuhi syarat yang telah disepakati. Contohnya adalah menunjukkan job letter. (*)
Berita lainnya di PMI Jembrana
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.