Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Idul Adha

SUKATA Buat Banten untuk Sapinya Sebelum ke Masjid, Sapi Peternak Buleleng 772 Kg Dibeli Presiden

Sapi jantan dengan bobot 772 kilogram (kg) itu bukan sembarang hewan kurban. Sapi asli Bali ini dibeli langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto

TRIBUN BALI/ MUHAMMAD FREDEY MERCURY 
SAPI KURBAN - Peternak Sapi, Ketut Sukata saat mengantar sapinya ke Masjid Jami' Syafinatussalam, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Jumat (6/6). 

TRIBUN-BALI.COM  - Ada yang unik dari momentum Idul Adha 1446 Hijriah, Jumat (6/6) di Kabupaten Buleleng. Seorang peternak bernama Ketut Sukata mendapat kehormatan untuk mengantar sapinya ke Masjid Jami' Syafinatussalam, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng.  

Sapi jantan dengan bobot 772 kilogram (kg) itu bukan sembarang hewan kurban. Sapi asli Bali ini dibeli langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto untuk disumbangkan ke masjid di Desa Pegayaman. 

Menjelang pengantaran, Sukata memperlakukan sapinya dengan penuh perhatian. Pagi hari sebelum diberangkatkan, sapi berwarna coklat gelap itu diberi makan terlebih dahulu.

Pakan yang diberikan berupa rumput, serta minum berupa air dicampur dedak. “Sebagai peternak, saya merasa punya ikatan batin. Apalagi sapi ini saya pelihara sejak masih godel (anakan), hingga sekarang usianya 3 tahun 6 bulan,” ujarnya ditemui di Masjid Jami' Syafinatussalam.

Tak hanya itu, ia juga meminta sang istri untuk membuatkan sarana persembahyangan. Sebagai umat Hindu, Sukata percaya hewan yang dikurbankan merupakan hewan terpilih. “Saya doakan agar kelak dia mendapatkan kehidupan yang lebih baik di alam selanjutnya,” kata dia. 

Sekitar pukul 08.00 wita, sapi milik Sukata diberangkatkan dari Banjar Dinas Pondok, Desa Petandakan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng menuju Masjid Jami' Syafinatussalam di Desa Pegayaman.

Sapi itu diantar menggunakan kendaraan L300. Ia bersyukur sebab dalam perjalanan, sapinya sangat tenang. Mengingat jalur menuju dari Petandakan ke Pegayaman cukup menanjak. 

Baca juga: SIAP Bangun Apotik dan Gerai Sembako, Desa Bongkasa Pertiwi Jadi Percontohan Koperasi Merah Putih

Baca juga: Belum Kembali Sejak Kemarin, Pencarian Pekak Made Rerod Dilanjutkan Besok di Karangasem Bali

Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menyerahkan sapi bantuan Presiden Prabowo di Panti Asuhan Fajar Dua, Semarapura, Jumat (6/6).
Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menyerahkan sapi bantuan Presiden Prabowo di Panti Asuhan Fajar Dua, Semarapura, Jumat (6/6). (Istimewa)


Sukata menceritakan sekitar pertengahan bulan Mei 2025 lalu, ia sempat dihubungi oleh pihak Dinas Pertanian (Distan) Buleleng yang menanyakan ketersediaan sapi kurban untuk Presiden.

Setelah itu, tim dari dinas bersama dokter hewan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sapi tersebut. “Saya punya dua ekor sapi yang seperti ini (punya bobot besar). Satu bobotnya 772 kg dan satunya 630 kg. Yang bobotnya 630 kg ini tidak saya jual, karena masih muda,” ucapnya. 

Sapi seberat 772 kg ini laku senilai Rp 75 juta dan pembayaran telah lunas pada 4 Juni 2025. Menurut Sukata, apabila sapi ini dia pelihara setahun lagi, ia yakin bobotnya bisa menyentuh  1 ton.

Sukata menambahkan, ini bukan kali pertama sapinya dibeli oleh Presiden. Sebelumnya sapi peliharaan juga pernah dibeli oleh Presiden Joko Widodo. Walau demikian ia lupa berapa nominalnya saat itu. 

“Sapi yang dibeli Jokowi itu bobotnya 632 kilogram. Itu kakaknya sapi yang dibeli Prabowo saat ini,” katanya. 
Sementara itu, Ketua Ta'mir Masjid Jami' Syafinatussalam, Wayan Rabiuddin bersyukur atas bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto. Diakui ini merupakan kali pertama Desa Pegayaman menerima bantuan sapi dari presiden.  

“Alhamdulillah kami selaku warga di sini sangat bersyukur, berterima kasih pada beliau yang telah berkenan memperhatikan warga di desa kami, untuk diberikan bantuan satu ekor sapi. Kami sangat senang menerimanya,” ucapnya. 

Lanjut Rabiuddin, selain bantuan dari presiden, pihaknya juga menerima bantuan 1 ekor sapi dari Baznas Denpasar. “Dari warga ada, tapi disembelih di banjar-banjar,” imbuhnya. 

Sapi bantuan Presiden seberat 772 kg ini disembelih setelah salat Jumat. Diperkirakan daging sapi ini cukup untuk disalurkan pada 500 kepala keluarga (KK) masyarakat Desa Pegayaman. “Prioritas utamanya kami salurkan pada kaum dhuafa,” tandasnya. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved