Seputar Bali
Tak Bakal Jadi ‘Kampung Bule’ Lagi, ParQ Ubud Diakuisisi Sergey Solonin: Pulihkan Kepercayaan
Usai resmi ditutup oleh Pemerintah Bali, ParQ Ubud resmi diakuisisi oleh pengusaha sekaligus investor yang sudah lama berbasis di Bali, Sergey Solonin
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Usai resmi ditutup oleh Pemerintah Bali, ParQ Ubud resmi diakuisisi oleh pengusaha sekaligus investor yang sudah lama berbasis di Bali, Sergey Solonin.
Sergey Solonin mengakui bahwa pilihannya untuk mengakuisisi ParQ Ubud untuk kembali memulihkan kepercayaan masyarakat.
ParQ Ubud rencananya akan dialihfungsikan menjadi akomodasi pariwisata di Ubud, Gianyar.
Akuisisi ini telah dirampungkan sepenuhnya sesuai dengan regulasi hukum Indonesia, dengan dukungan penuh dari otoritas pemerintah terkait.
Baca juga: LINK Live Streaming Pawai Pembukaan Pesta Kesenian Bali 2025, Dibuka Menbud Fadli Zon
Transisi ini menandai berakhirnya sebuah babak yang sebelumnya menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Hal ini sekaligus membuka jalan menuju visi baru yang berlandaskan pada akuntabilitas, apresiasi terhadap budaya Indonesia, dan pengelolaan lahan yang sah secara hukum.
“Pertumbuhan Bali harus sejalan dengan pelestarian identitas budayanya. Kami berkomitmen untuk menyelaraskan upaya kami dengan visi pemerintah demi memastikan pembangunan yang bertanggung jawab, memberikan manfaat bagi investor dan juga komunitas local,”
“Akuisisi ini adalah langkah awal untuk menunjukkan bagaimana hal tersebut dapat diwujudkan,” jelas, Sergey pada, Jumat 20 Juni 2025.
Lebih lanjutnya, Sergey Solonin, mengatakan menyadari dampak gangguan sebelumnya terhadap para pekerja lokal di lokasi ini.
“Salah satu prioritas utama kami adalah memulihkan kepercayaan masyarakat dan memastikan bahwa lapangan pekerjaan khususnya untuk para pekerja setempat - tidak hanya tetap terjaga, tetapi juga diperluas,”
“Tempat ini milik komunitas setempat, dan sudah seyogyanya bermanfaat bagi penduduk lokal,” imbuhnya.
Baca juga: Jadwal PKB 2025 Minggu Pertama, Dibuka Sabtu 21 Juni 2025 Dimulai Rekasadana Perdana PKB XLVII

Baca juga: USAI Pembukaan PKB, Bupati dan Wakil Bupati Badung Pastikan Ikuti Retreat Gelombang II di Jatinangor
Transformasi ini masih dalam tahap pengembangan dengan visi yang menitikberatkan pada inklusivitas budaya, kepekaan lingkungan, transparansi hukum, dan kolaborasi antar komunitas.
Tujuan jangka panjang dari pengembangan ini adalah menciptakan contoh nyata yang menunjukan bagaimana investasi yang bertanggung jawab dan inklusif dapat diterapkan di Bali.
Informasi lebih lanjut akan disampaikan dalam beberapa minggu ke depan seiring perkembangan pembangunan ini, melalui kolaborasi erat dengan tokoh masyarakat, pelaku budaya, serta pemerintah setempat.
Sebelumnya, Parq Ubud, yang selama ini disebut sebagai 'Kampung Rusia' ditutup oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.