Berita Internasional

IMBAS Serangan AS ke Iran 97 WNI Dievakuasi, BP3MI Pastikan Tak Ada Pekerja Migran Asal Bali

Hal ini disampaikan Kepala BP3MI Bali, Agung Indra saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, pada Senin (23/6).

ISTIMEWA
ILUSTRASI - Pemerintah melakukan evakuasi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dan Israel. Situasi ini merupakan respon dari tingginya intensitas konflik di dua negara tersebut. Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali memastikan tidak ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang berada di Iran dan Israel. 

TRIBUN-BALI.COM – Pemerintah melakukan evakuasi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dan Israel.

Situasi ini merupakan respon dari tingginya intensitas konflik di dua negara tersebut. Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali memastikan tidak ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang berada di Iran dan Israel.

Hal ini disampaikan Kepala BP3MI Bali, Agung Indra saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, pada Senin (23/6). Setelah dicek pada sistem, tidak ada PMI asal Bali yang berada di kedua negara tersebut.

“Untuk penempatan ke negara tsersebut (PMI asal Bali) tidak ada tercatat pada sistem kami,” ungkap Agung Indra.

Baca juga: KMP Agung Samudra IX Terseret Arus, KMP Gerbang Samudera 2 Berhasil Evakuasi ke Pelabuhan Gilimanuk!

Baca juga: POLISI Segera Rekonstruksi ‘Domino Maut’ di Madenan, Buleleng! Taruhan Arak Berakhir Saling Tikam

Hal serupa juga terungkap berdasarkan informasi di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Klungkung. Tidak ada PMI asal Klungkung yang menjadi PMI di Iran maupun Israel.

“Tidak ada di data kami (PMI asal Klungkung yang berada di Iran atau Israel),” ujar Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, I Gusti Ayu Made Kusuma Asih, Senin (23/6).

Meskipun demikian, diakuinya terdata beberapa PMI asal Klungkung bekerja di kawasan Timur Tengah. Hal ini juga menjadi perhatian pemerintah, karena tidak menutup kemungkinan kawasan lain di timur tengah juga berimbas terhadap ketegangan antara Israel dan Iran.

“Berdasarkan tanggal data verifikasi (dengan asumsi mereka kerja kontrak 1 tahun), ada 6 orang PMI asal Klungkung bekerja di Kuwait,” jelasnya.

Mereka terdata yang bekerja dengan perantaraan perusahaan penempatan PMI. Mereka rata-rata bekerja sebagai Human Health and Social Work Activities. “PMI dengan jalur mandiri tidak terdata di kami,” ungkap dia.

Namun pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Termasuk BP3MI Bali untuk mencari informasi apakah ada PMI asal Klungkung yang dievakuasi dari Iran atau Israel.

“Kami belum terima informasi adanya warga kami yang dievakuasi terkait konflik Iran dan Israel,” ujar Sekda Klungkung Anak Agung Lesmana, Senin (23/6). 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sejumlah WNI telah dievakuasi dari Iran ke Baku, Azerbaijan. Evakuasi tersebut dilakukan imbas Amerika Serikat (AS) ikut serta dalam pertempuran Iran-Israel dengan menjatuhkan bom pada tiga situs nuklir Iran, di Fordow, Natanz, dan Esfahan.

“Siap untuk evakuasi 97 WNI, sudah aman di Baku. Kita terus monitor,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (22/6).

Judha melanjutkan, pemulangan para WNI ke Tanah Air dilakukan Senin (23/6). “Pemulangan dilakukan bertahap. Diterbangkan tahap pertama dengan pesawat komersial pada Senin, 23 Juni dan tiba di Jakarta 24 Juni,” kata Judha.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI) Sugiono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Azerbaijan dalam memfasilitasi proses evakuasi 96 WNI dari Iran pada Sabtu (21/6).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved