Berita Bali
Konflik Iran vs Israel, Sekda Bali Tugaskan Dispar Data Pembatalan Penerbangan ke Doha dan Abu Dhabi
Pihak bandara, kata dia, telah menyiapkan area khusus bagi penumpang yang terdampak untuk berkoordinasi dengan maskapai.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pembatalan penerbangan Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR 963 yang seharusnya berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar menuju Doha, pada Selasa 24 Juni 2025, pukul 19.20 WITA, sebab situasi global yang terjadi di Qatar, ditanggapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra ketika ditemui pada acara Peresmian KEK Sanur dan Bali Internasional Hospital, di The Meru Sanur pada Rabu 25 Juni 2025 mengatakan, ia sudah menugaskan Dinas Pariwisata Bali untuk melakukan pendataan pembatalan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“Saya sudah menugaskan Kepala Dinas Pariwisata Bali untuk melakukan cek berapa penerbangan yang dari Doha dari Abu Dhabi cancel penerbangannya, sedang dilakukan cek nanti akan dilaporkan,” jelas Dewa Indra.
Ketika ditanya apakah ada strategi khusus mengantisipasi banyak turis tak bisa melakukan penerbangan di bandara, Dewa Indra mengatakan hal tersebut merupakan kewenangan dari maskapai.
Baca juga: KONFLIK Iran Vs Israel, Ada 6 Warga Bali di Iran dan Yaman, Kini Sedang dalam Proses Evakuasi!
“Kan para wisatawan itu sudah membawa dari maskapai tertentu gitu, tentu itu kewenangan maskapai untuk mengatur ya. Mengatur arah perjalanannya dan mereka melakukan semua kan karena maskapai yang mengatur,” tutupnya.
Sebelumnya, Pgs. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Wahyudi, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah untuk menangani penumpang yang terdampak.
“Dapat kami sampaikan terkait dengan penerbangan Qatar Airways nomor penerbangan QR 963 dengan rute Denpasar - Doha yang dijadwalkan untuk terbang pada hari Selasa 24 Juni 2025, pukul 19.20 WITA, mengalami pembatalan penerbangan diakibatkan Bandara Internasional Doha yang ditutup sementara dikarenakan keadaan kahar yakni situasi global yang terjadi di Qatar,” jelas Wahyudi.
Pihak bandara, kata dia, telah menyiapkan area khusus bagi penumpang yang terdampak untuk berkoordinasi dengan maskapai.
“Atas hal tersebut, kami selaku pihak bandara menyediakan area tunggu bagi penumpang yang terdampak di area lobi lantai 2 terminal internasional, sehingga para penumpang dapat berkoordinasi secara langsung dengan pihak maskapai untuk melakukan pengaturan kembali jadwal keberangkatannya. Situasi selama proses tersebut berjalan dengan lancar dan kondusif,” ujar Wahyudi.
Ia memastikan seluruh penumpang telah mendapatkan penanganan dari pihak Qatar Airways.
“Lebih lanjut dapat kami sampaikan per tanggal 25 Juni pukul 11.00 WITA bahwa seluruh penumpang yang terdampak sudah ditangani langsung oleh pihak maskapai untuk mengatur ulang jadwal keberangkatannya dan tidak terdapat penumpukan penumpang di bandara atas pembatalan penerbangan tersebut,” ungkapnya.
Wahyudi juga mengimbau kepada calon penumpang internasional agar tetap aktif memantau jadwal penerbangan masing-masing.
“Kami mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang akan melakukan perjalanan internasional untuk senantiasa memeriksa dan mengkoordinasikan jadwal keberangkatannya dengan pihak maskapai, sehingga perjalanan berjalan dengan aman dan lancar. Kami berharap Bandara Internasional Doha dapat segera dibuka kembali dan situasi segera normal kembali,” tutupnya.
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.