Presiden Prabowo Kunker ke Bali

Peresmian KEK Sanur Bali, Dokter Bedah Ternama Asal Jerman Bawa Teknologi Khusus di ALC

generasi muda saat ini barangkali merasa sehat, padahal dalam kegiatan hariannya, ada beberapa tanda awal inflamasi/peradangan tubuh

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
dr. I Gede Chandra Kardana Noprasetyo M.M, Manager Alster Lake Clinic (kiri), Prof. Dr. med. Fred Fändrich, Founder Alster Lake Clinic (tengah), dr. Olivia, M.Biomed. (AAM), Tim Dokter Alster Lake Clinic (kanan). Peresmian KEK Sanur Bali, Dokter Bedah Ternama Asal Jerman Bawa Teknologi Khusus di ALC 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali, yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dicanangkan untuk layanan kesehatan bertaraf internasional, Rabu 25 Juni 2025. 

Sejumlah teknologi kesehatan bertaraf global menjadi layanan unggulan di kawasan KEK tersebut, seperti klinik terapi sel bertaraf internasional dengan menghadirkan dokter bedah ternama asal Jerman, Prof. Dr. med. Fred Fändrich, FRCS.

Profesor asal Jerman ini menaungi Alster Lake Clinic (ALC) yang berada di kawasan KEK, juga melakukan soft launching bertepatan dengan peresmian yang dilakukan Presiden ini, berfokus untuk pencegahan penyakit dan healthy aging.

Dokter lokal yang menekuni ilmu kedokteran regeneratif, dr. Olivia, M.Biomed. (AAM), menyampaikan, menurut WHO, fakta bahwa penyakit peradangan kronis, seperti diabetes, jantung, stroke, kanker, autoimun, radang sendi dan pikun, adalah ancaman terbesar bagi peradaban manusia, dan kasusnya terus meningkat. 

Baca juga: Prabowo Resmikan KEK Sanur Bali dan BIH, Tarik Devisa Berobat, 2 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri

"Terutama bagi masyarakat di perkotaan dengan tingkat polusi yang tinggi, yang bernafas menghirup kualitas udara yang kurang sehat setiap harinya, status peradangan tubuhnya menyala terus-menerus," dr. Olivia dijumpai Tribun Bali di KEK Sanur.

Kata dia, generasi muda saat ini barangkali merasa sehat, padahal dalam kegiatan hariannya, ada beberapa tanda awal inflamasi/peradangan tubuh yang wajib diwaspadai.

"Seperti sakit sendi, brain fog, sakit kepala, anxiety, masalah pencernaan, namun semua dianggap sudah lumrah, itu perlu pencegahan sejak dini," ujarnya. 

Sementara itu, Prof Fred yang merupakan Founder ALC, menyampaikan bahwa bersama usia, lifestyle dan lingkungan yang tak lagi ideal membuat tubuh kehilangan kontrol akan inflamasi, ketajaman fungsi sel-sel imun tubuh menurun.

"Terjadi penumpukan sel-sel sampah/zombie/senescent yang terus melukai sel-sel sehat di sekitarnya dan semakin menambah tingkat peradangan tubuh," kata Prof Fred. 

Satu strategi yang paling jitu untuk menurunkan peradangan tubuh yang merugikan tersebut adalah dengan menurunkan jumlah sel-sel senescent.

"Sembari memulihkan microenvirontment ke kondisi yang lebih stabil, bersih dan fungsional seperti sedia kala. Inilah trademark pelayanan kami di ALC,” jelasnya.

Salah satu layanan kesehatan adalah perbaikan microenvironment tubuh lewat rangkaian bio-organic infusions yang disalurkan melalui jalur infus/intra vena. 

Bio-organic infusions ALC merupakan game changer karena mampu memberikan hasil perbaikan yang lebih cepat dibanding perubahan lifestyle, namun tetap sejalan dengan gaya hidup sehat, dan bekerja saling menguatkan. 

"Saat usia terus bertambah, segala upaya yang aman dan terbukti secara ilmiah untuk menurunkan peradangan tubuh menjadi krusial," tegas Prof. Fred

"Umur manusia modern boleh jadi telah bertambah panjang, tapi tidak semata-mata diiringi dengan peningkatan kualitas hidup hari-harinya," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved