Kapal Tenggelam di Selat Bali

UPDATE Hari Ketiga Pencarian Korban KM Tunu Pratama Jaya Tenggelam: Selamat 30 Orang, 6 Meninggal

UPDATE Hari Ketiga Pencarian Korban KM Tunu Pratama Jaya Tenggelam: Selamat 30 Orang, 6 Meninggal

|
Editor: Putu Kartika Viktriani
DOK TRIBUN BALI
KARAM - KMP Tunu Pratama Jaya yang berlayar dari Ketapang ke Gilimanuk pada Rabu 2 Juli 2025 pukul 22.56 WIB DAN dilaporkan tenggelam sekitar pukul 23.20 WIB. Dari manifest sementara, kapal tersebut mengangkut 65 orang. UPDATE Hari Ketiga Pencarian Korban KM Tunu Pratama Jaya Tenggelam: Selamat 30 Orang, 6 Meninggal 

TRIBUN-BALI.COM , JEMBRANA - Pencarian para penumpang yang menjadi korban kejadian tenggelamnya Kapal KMP Tunu Pratama Jaya memasuki hari Ke-tiga.

Areal pencarian pun semakin buruk. Demikian pula dengan jumlah personel yang dikerahkan juga bertambah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya mengatakan, areal pencarian para korban KMP Tunu Pratama Jaya dikumpulkan secara bertahap.

Misalnya pada hari kejadian, areal pencarian mengarah ke sisi kapal Utara dari perkiraan titik tenggelamnya.

Namun setelah ada informasi korban ditemukan di sisi selatan, pencarian akhirnya lebih fokus ke sisi selatan.

Pencarian korban, selanjutnya, masih memanfaatkan alat utama (Alut) udara maupun air.

Untuk Alut unsur udara, pencarian menyasar sisi timur.

“Kurang lebih luasnya mencapai 269,38 mil laut persegi,” ucapnya.

 

Sedangkan untuk Alut laut, pencarian masih menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

Dari pantauan di Teluk Gilimanuk, petugas melakukan berbagai persiapan mulai pukul 07.30 wita.

Selain RIB, pencarian korban dari laut memanfaatkan Rigid Buoyancy Boat (RBB) BWI, kapal KRI Tongkol, KN SAR Permadi, KN SAR Arjuna, KNP Granti, KRI Teluk Ende, dan KP Hiu Macan Tutul 02.

Selain areal yang berkabut, personel pencarian juga ditambah.

Baca juga: Kadek Oka Jadi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Istri dan Anak Menunggu di Pelabuhan Gilimanuk

Penambahan personel pencarian khusus di Pantai Pebuahan. Sebab lokasi tersebut banyak ditemukan korban dari KMP Tunu Pratama Jaya.

“Kami juga meminta pada masyarakat ataupun nelayan yang sedang melaut sekaligus membantu pencarian, jika melihat ada tanda-tanda ABK ataupun penumpang agar segera menginformasikan ke ASDP atau menghubungi call center 115,” pintanya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved