Kecelakaan di Bangli
SOPIR Truk Maut di Kintamani Terungkap! Dirlantas Polda Bali: Rem Blong dan Ingatkan Hal Ini
Diketahui saat ini jenazah para korban termasuk sopir truk tanpa identitas tersebut, masih dititipkan di RSUD Bangli.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dirlantas Polda Bali, Kombes Pol Turmudi, mendatangi TKP kecelakaan maut di jalur Kintamani - Bangli, tepatnya di kawasan Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kamis 10 Juli 2025 sore.
Ia pun memastikan agar anggotanya telah menangani kasus ini dengan baik. Berdasarkan hasil olah TKP, kata dia, dugaan awal kecelakaan terjadi akibat truk mengalami rem blong.
"Dugaan awal, kejadiannya karena truk mengalami rem blong dan jalan turunan yang relatif panjang," ujarnya.
Kombes Turmudi mengimbau pada pengendara, supaya selalu memeriksa kondisi rem kendaraannya. Dan bagi pengendara truk muatan, supaya jangan sekali-kali membawa muatan melebihi kapasitas. Sebab banyak kasus kecelakaan terjadi, akibat muatan over kapasitas.
"Kami imbau pada pengendara agar selalu memeriksa kondisi kendaraannya, dan jangan membawa muatan melebihi kapasitas," ujarnya.
Diketahui saat ini jenazah para korban termasuk sopir truk tanpa identitas tersebut, masih dititipkan di RSUD Bangli.
Aparat kepolisian pun saat ini tengah mencari identitas supir truk. Diketahui bahwa pemilik perusahaan semen yang diangkut si sopir, berada di Singaraja.
Baca juga: TRUK Tabrak Kendaraan & Rumah Warga Akibat Rem Blong di Kintamani, 4 Orang Meninggal Dunia!
Baca juga: TEWAS Tersetrum Listrik Saat Perbaiki Rumah di Kubutambahan, Jenazah Wirba Digotong Warga

Akhirnya Identitas Terungkap
Setelah tewas tanpa identitas, sopir truk mau kecelakaan lalu lintas jalur Kintamani - Bangli wilayah Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli akhirnya terungkap.
Berdasarkan data Mapolres Bangli, Kamis 10 Juli 2025, sopir tersebut bernama Siswanto (54) asal Jalan Jenggala, Desa Gedangan, Sidoarjo, Jawa timur.
Berdasarkan informasi dari sejumlah sopir angkutan barang, diketahui bahwa Siswanto merupakan sopir pengalaman, yang sudah sering membawa semen ke daerah Bangli. Biasanya dia membawa semen sebanyak 300 sak.
Total korban dalam peristiwa ini sebanyak tujuh orang. Dari total tersebut, sebanyak empat orang meninggal dunia termasuk Siswanto.
Selain korban fisik dan nyawa, beberapa dari mereka juga merupakan korban materiil seperti kerusakan kendaraan karena diserempet atau ditabrak.
Adapun para korban, mulai dari pengemudi mobil Suzuki AVP nomer polisi DK 1961 ACA atas nama I Nengah Tingkah (42) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kabupaten Bangli. Lalu ada pengemudi mobil Isuzu Elf nopol DK 8103 GZ atas nama Pak Manya asal Banjar Palatiying.
Pemilik mobil Daihatsu Feroza nopol DK 1435 AAQ atas nama I Wayan Garsana (35) asal Banjar Bunteh, Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar. Lalu ada pemilik mobil Toyota Avanza nopol DK 1671 ST atas nama I Nengah Mertayasa (45) asal Banjar Kayang, Desa Kayubihi.
Lalu ada, seorang pejalan kaki atas nama Ni Nengah Rania (71) asal Banjar Palaktiying. Penghuni rumah di Banjar Bangklet atas nama I Nengah Resep (73), dan terakhir seorang pengendara sepeda motor. Namun polisi tak merinci identitasnya.
Keluarga Korban Laka Truk Semen di Bangli Bali Terima Bantuan, Putra: Sebagai Ucapan Bela Sungkawa |
![]() |
---|
TRUK Semen Maut di Bangli, Keluarga Korban Kecelakaan Terima Bantuan, 4 Korban Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Kisah Pilu Wayan Merdana, Dulu Anak Meninggal Tabrakan Kini Bapak Ditabrak Truk Blong di Bangli Bali |
![]() |
---|
Keluarga Korban Tabrak Truk di Bangli Berharap Bantuan untuk Perbaikan Rumah dan Biaya Upakara |
![]() |
---|
FIRASAT Keluarga Nengah Resep Sebelum Ditabrak Truk di Bangli, Cucu Tewas Tabrakan 4 Bulan Lalu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.