Berita Gianyar
6 Master Berbagi Ilmu Bonsai di Gianyar, Aspac 2025 Diikuti 464 peserta Bonsai dan 349 Suiseki
Aspac 2025 diikuti oleh 464 peserta bonsai dan 349 peserta suiseki, dengan delegasi internasional sebanyak 132 orang.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Asia Pasifik Convention Bonsai and Suiseki Exhibition (Aspac) ke-17 di Alun-alun Kota Gianyar menjadi tuan rumah bagi enam trainer internasional bonsai yang berbagi ilmu dan teknik merawat bonsai dalam "demo bonsai", Minggu (20/7). Trainer-trainer tersebut berasal dari Malaysia, Taiwan, India, dan Australia.
Demo bonsai ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada penggemar bonsai tentang tahapan-tahapan dalam pembuatan bonsai, seperti pemilihan tanaman, pemangkasan, pembentukan, dan perawatan. Pohon-pohon yang digunakan dalam demo ini adalah pohon dari alam yang belum dilakukan perawatan layaknya bonsai.
Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Bali, I Wayan Artana, mengungkapkan bahwa bonsai mengandung nilai seni yang memiliki proporsi, komposisi, dimensi, realitas alam, karakter pohon, dan penjiwaannya. Demo bonsai ini menampilkan bagaimana master bonsai luar negeri mengerjakan pohon dari awal hingga terlihat desain awalnya.
Baca juga: JENAZAH Mujianto Ditemukan Widiada Posisi Terlentang, Polisi Sebut Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan!
Baca juga: KISAH Sabri Tentang Karir, Jabatan dan Tantangannya di Telkom, Sepatu Baru Menggoda, Selanjutnya?
Demo bonsai digelar dua hari, setelah Minggu ini, demo bonsai juga kembali digelar Senin (21/7), dengan harapan penggemar bonsai dapat membuat bonsai yang benar dan bagus serta memberikan kesan harmoni alam.
Sehari sebelumnya, ratusan delegasi dari 16 negara telah tiba di Gianyar dalam Aspac 2025, dan disambut langsung Bupati Gianyar, I Made Mahayastra diiringi pawai budaya dan paralayang.
Bupati Mahayastra menyampaikan bahwa Aspac merupakan kesempatan bagi Gianyar untuk memperkuat posisinya sebagai pusat seni dan budaya, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Ia berharap Aspac 2025 dapat berjalan dengan lancar dan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Ketua Umum Aspac Indonesia, Alex R. Tangkulung, mengapresiasi kerja sama dan dukungan dari Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Gianyar dan pemerintah setempat. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia.
Aspac 2025 diikuti oleh 464 peserta bonsai dan 349 peserta suiseki, dengan delegasi internasional sebanyak 132 orang. Rangkaian acara pembukaan ditutup dengan penganugerahan Aspac Award kepada para seniman bonsai atas dedikasi dan ketekunannya dalam dunia seni bonsai. (weg)
| Siswa SMPN 1 Gianyar Diduga Didorong dari Lantai Dua, Alami Luka Serius |
|
|---|
| Ratusan Bonsai Berkelas Manjakan Pengunjung Alun-alun Gianyar |
|
|---|
| Pekerjakan Anak Dibawah Umur, Polres Gianyar Amankan Pengusaha Kafe |
|
|---|
| WNA Swedia Ditemukan Tewas di Dasar Jurang Sedalam 30 Meter di Ubud Bali |
|
|---|
| Pemkab Gianyar Bali Bentuk Pokja BSAN, Dorong Sekolah Lebih Aman dan Nyaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ASPAC-2025-6-Master-Bonsai-Internasional-Berbagi-Ilmu-Bonsai-di-Gianyar-Bali.jpg)