Tajen Maut di Bali
Tajen Maut! Sudana Tewas Kena Serangan Taji di Denpasar Bali, Luka Perut 14 Centimeter
Tajen maut di Denpasar Bali, ditemukan luka terbuka pada perut dengan panjang 14 cm x 5 cm kedalaman 10-14 cm
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang pria asal Karangasem, I Nengah Sudana (50) tewas terkena taji ayam aduan di arena Sabung Ayam, Abian Tubuh, Jalan Sokasati, Kesiman, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Minggu 27 Juli 2025 siang.
Korban yang berprofesi sebagai buruh harian lepas itu tidak bisa menghindar terkena serangan taji ayam, sehingga mengakibatkan luka dan pendarahan.
Nengah Sudana lalu digotong keluar dan dilarikan ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Puri Raharja menggunakan sepeda motor, namun nyawa korban tidak terselamatkan.
"Korban masuk UGD RS Puri Raharja pada Pukul 14.00 Wita. Pada saat dilakukan pemeriksaan oleh dokter, kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, tidak ada sama sekali denyut nadi," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pada Senin 28 Juli 2025.
Baca juga: UPDATE Kasus Tajen Maut di Bangli Bali: Ada 5 Tersangka Baru, Salah satunya Rekan Komang Alam
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter rumah sakit, ditemukan luka terbuka pada perut dengan panjang 14 cm x 5 cm kedalaman 10-14 cm
Pada punggung terdapat luka lecet dengan panjang 4 cm x 1 cm dan pada paha kanan terdapat luka terbuka dengan panjang 1,5 cm x 0,5 cm.
Seorang saksi di tempat kejadian perkara (TKP), Wayan Jeger, menerangkan bahwa saat itu di dalam arena sabung ayam akan dilepas 2 ayam aduan dari arah Barat dan Timur.
Dari Timur dipegang oleh Soma dan Barat dipegang oleh Bikul, sedangkan posisi korban berada pojok Barat Daya.
Ayam yang dipegang oleh Soma dari arah Timur berontak dan lepas, selanjutnya mengejar ayam yang masih dipegang oleh Gede Puja Astika.
Karena takut, Bikul melompat keluar kalangan, sedangkan korban yang berada di sebelahnya tidak bisa menghindar.
Sore harinya setelah dari pemeriksaan di rumah sakit, pihak keluarga membawa jenazah korban ke kampung halaman Angantelu, Karangasem, dengan menggunakan mobil jenazah BPBD Kota Denpasar. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Korban-serangan-ayam-I-Nengah-Sudana-saat-dipulangkan-ke-kampung-halaman.jpg)