Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WNA Terseret Arus di Nusa Penida

WNA Ukraina Mengambang Tidak Bernyawa di Pantai Diamond Nusa Penida Bali

WNA Ukraina Mengambang Tidak Bernyawa di Pantai Diamond Nusa Penida Bali

Tayang:
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Kartika Viktriani
istimewa
EVAKUASI - Tim SAR gabungan melalukan evakuasi terhadap seorang wisatawan asing asal Ukrainan berinisial YP (66) yang meninggal di perairan Pantai Diamond di Banjar Pelilit, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Sabtu 2 Agustus 2025. WNA Ukraina Mengambang Tidak Bernyawa di Pantai Diamond Nusa Penida Bali 

SEMARAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Seorang wisatawan asing asal Ukrainan berinisial YP (66), ditemukan mengambang tidak bernyawa di perairan Pantai Diamond di Banjar Pelilit, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung Bali pada Sabtu 2 Juli 2025 siang.

Diduga wisatawan lansia itu meninggal terseret ombak saat berenang.

Jenazah YP pertama kali dikatahui seorang penjaga di objek wisata Pantai Diamond, I Wayan Sujana (40).

Saat itu ia mengamati dari atas tebing, ada sebuah objek mengambang di laut. 

Setelah memperjelas menggunakan kamera ponsel, ia memastikan objek tersebut merupakan tubuh manusia.

Sujana kemudian segera melaporkan temuannya kepada pihak pengelola dan diteruskan kepada Polsek Nusa Penida serta Pos Basarnas Nusa Penida.

 

Mendengar informasi tersebut, tim gabungan dari Polsek Nusa Penida, Polsubsektor Sampalan, SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban. 

Awalnya Proses evakuasi dilakukan melalui jalur laut, mengingat medan lokasi yang cukup ekstrem serta tingginya gelombang laut saat kejadian.

Baca juga: WNA Terseret Ombak, Aparat Ingatkan Potensi Bahaya Cuaca Buruk di Nusa Penida Bali

Lalu dilanjutkan dengan evakuasi melalui jalur darat. 

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Klinik Nusa Medica dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Menanggapi insiden ini, Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya menyampaikan duka cita yang mendalam dan mengimbau seluruh wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama pada musim angin dan ombak tinggi.

“Kami turut berduka atas kejadian ini. Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk selalu memperhatikan informasi cuaca, kondisi ombak, dan petunjuk keselamatan dari petugas maupun pengelola wisata. Jangan memaksakan diri berenang saat kondisi tidak aman,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga akan terus berkoordinasi dengan pengelola wisata serta instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan dan upaya pencegahan terhadap kejadian serupa. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved