Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

IDB BALI Berdayakan UMKM Ayu & Agus Collection, Hibah DRTPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek

Program eco-craft ini membawa dampak yaitu dari segi ekonomi dapat meningkatkan omzet UMKM

Tayang:
istimewa
Dokumentasi Kunjungan IDB Bali ke Lokasi UMKM Ayu & Bagus Collection serta Contoh Produk Hasil Karya 

 

Selain itu, UMKM juga memperoleh peralatan produksi dan finishing yang mendukung kualitas serta kuantitas hasil kerajinan. 

Penerapan teknologi melalui pemberian alat yaitu seperti mesin ukir kerang, mesin potong kerang, mesin cat, dan mesin poles kerang yang didanai oleh DRTPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025 diserahkan langsung pada tanggal 9 Agustus 2025 oleh Ketua Pelaksana Dr Ni Made Emmi Nutrisia Dewi, S.T, M.T. dan tim PKM IDB Bali kepada Ketua UMKM Ayu & Bagus Collection di Desa Serangan dan disaksikan langsung oleh Bapak Rektor IDB Bali, Dr. I Kadek Pranajaya, S.T., S.H., M.T., M.H. dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IDB Bali, Ibu Ni Putu Emilika Budi Lestari, S.Kom., M.Sn.

Dokumentasi Serah Terima Alat/Aset dari DRTPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025 oleh IDB Bali kepada UMKM Ayu & Bagus Collection
Dokumentasi Serah Terima Alat/Aset dari DRTPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025 oleh IDB Bali kepada UMKM Ayu & Bagus Collection (istimewa)

“Pendampingan ini membuat kami semakin percaya diri untuk mengembangkan produk. Sekarang desain lebih kreatif, manajemen lebih rapi, dan pemasaran bisa menjangkau pasar digital,” ujar perwakilan UMKM Ayu & Bagus Collection.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM Ayu & Bagus Collection mengalami peningkatan dalam tiga aspek utama. 

Pertama, dari sisi kreativitas desain, mitra mampu mengembangkan produk eco-craft yang lebih bervariasi, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar. 

Kedua, dari sisi manajemen usaha, mitra berhasil menyusun sistem pencatatan yang lebih baik, memahami strategi pemasaran, dan mulai menerapkan prinsip kewirausahaan modern. 

Ketiga, dari sisi pemanfaatan teknologi digital, mitra semakin terampil dalam promosi daring, memanfaatkan media sosial, dan mengakses marketplace sebagai sarana penjualan. Kegiatan ini mendapatkan testimoni positif dari pihak mitra.

“Tiang (saya) perwakilan kelompok UMKM Ayu & Bagus Collection mengucapkan matur suksma (terima kasih) kepada DRTPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek serta IDB Bali karena telah mendampingi kami dan memfasilitasi dengan berbagai alat untuk mendukung usaha kami ” ujar Ketua UMKM I Made Kanan Jaya. 

Melalui kegiatan ini diharapkan UMKM mitra mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, memperkuat daya saing di pasar, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan masyarakat pesisir.

Program eco-craft ini membawa dampak yaitu dari segi ekonomi dapat meningkatkan omzet UMKM dan membuka lapangan kerja baru di sekitar lokasi usaha, lingkungan dapat mengurangi pencemaran laut akibat limbah kerang serta segi sosial dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Model Pemberdayaan Berkelanjutan

Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara hibah riset dan teknologi dengan pendampingan komunitas mampu menghasilkan model pemberdayaan UMKM yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berakar pada potensi lokal.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga pendamping, dan UMKM dapat menjadi contoh nyata bagaimana inovasi sederhana berbasis sumber daya lokal mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata tim pengabdian IDB BALI.

Dengan adanya dukungan dari Hibah DRTPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek, program ini diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi desa pesisir lain di Indonesia.

Kumpulan Artikel Bali

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved