Sponsored Content
Hibah DRTPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek, IDB Bali Lakukan Pemberdayaan UMKM Wana Kriya
Program pengabdian masyarakat ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan pendampingan, pelatihan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Melalui program hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Ditjen Risbang Kemdiktisaintek 2025, IDB Bali melakukan pemberdayaan terhadap UMKM Wana Kriya yang berlokasi di Desa Pering, Gianyar, Bali.
UMKM Wana Kriya dikenal sebagai pelaku usaha yang bergerak di bidang kerajinan kayu.
Namun, keterbatasan dalam teknologi produksi, strategi pemasaran, serta branding produk masih menjadi tantangan.
Baca juga: IDB BALI Berdayakan UMKM Ayu & Agus Collection, Hibah DRTPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek
Program pengabdian masyarakat ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan pendampingan, pelatihan, hingga dukungan teknologi tepat guna.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Dosen dan Mahasiswa IDB Bali, yaitu Ni Putu Emilika Budi Lestari, S.Kom., M.Sn, sebagai ketua pelaksana kegiatan dengan anggota yaitu Dr. I Kadek Pranajaya, S.T., S.H., M.T., M.H., I Gusti Ngurah Agung Kepakisan Mandala, S.E., M.Si, Dr Ni Made Emmi Nutrisia Dewi, S.T, M.T., Dhanendra Wiratama dan Ida Bagus Surya Wibawa serta kolaborasi dengan dosen Universitas Warmadewa yaitu Dr. Putu Yudha Asteria Putri, S.E., M.Si.
Dari Sosialisasi hingga Digitalisasi Pemasaran
UMKM Wana Kriya merupakan kelompok usaha mikro yang memiliki anggota berasal dari warga lokal Br. Dinas Perangsada, Desa Pering, Kec. Blahbatuh, Kab. Gianyar, Bali.
Usaha ini bergerak dalam bidang pengolahan kayu menjadi produk dekoratif dan aksesoris rumah tangga yang memiliki nilai estetika dan ekonomi.
UMKM ini telah berdiri sejak tahun 2020 merupakan usaha kecil hanya menggunakan alat pertukangan sederhana untuk membuat produk yang sederhana dengan jumlah anggota 4 orang dan diketuai oleh I Wayan Kumpul.
Sejak tahun 2023 usaha ini berkembang dengan mengajak pemuda lokal untuk bergabung sehingga anggota kelompoknya berjumlah 18 orang.
Tantangan UMKM ini yaitu optimalisasi produksi yaitu produk belum memiliki desain menarik di pasar kreatif serta pengelolaan usaha dan strategi pemasaran masih secara konvensional serta produk belum memiliki identitas visual.
Maka dari itu pada tahun 2025 ini, IDB Bali yang didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Ditjen Risbang Kemdiktisaintek melakukan Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mitra sasaran UMKM Wana Kriya yang berlokasi di Desa Pering, Gianyar, Bali.
Program dimulai dengan sosialisasi kegiatan pada tanggal 31 Mei 2025.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada pentingnya pengelolaan kayu lokal secara berkelanjutan dan bernilai tambah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Dokumentasi-Sosialisasi-Program-oleh-Tim-IDB-Bali-ke-Lokasi-Produksi-UMKM-Wana-Kriya.jpg)