Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

17.705 Pelaku Usaha di Denpasar Tak Bayar Pajak ABT

Sampai tutup tahun 2015 lalu, jumlah pelanggan PDAM Denpasar dari sektor perdagangan, industri, dan hotel berbintang sebanyak 10.574 pelaku usaha.

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Prima

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengguna air bawah tanah (ABT) di Kota Denpasar disinyalir banyak yang tak membayar pajak ABT.

Dari total pelaku usaha yang ada, Dinas Pendapatan Kota Denpasar baru memungut pajak ABT dari 807 pelaku usaha.

(Prof Norken Minta Pengguna Air Bawah Tanah Bijak, ‘Intrusi Bikin Air Jadi Asin’)

Sementara, sisanya 17.705 pelaku usaha, baik perdagangan, industri, dan hotel berbintang, masih belum dipungut.

Jumlah ini berdasarkan pengumpulan data pelanggan PDAM Denpasar dari semua sektor, jumlah industri, perdagangan, dan hotel berbintang di Kota Denpasar, serta jumlah usaha yang dipungut pajak air tanah oleh Dispenda Denpasar setiap tahunnya.

Sampai tutup tahun 2015 lalu, jumlah pelanggan PDAM Denpasar dari sektor perdagangan, industri, dan hotel berbintang sebanyak 10.574 pelaku usaha.

Sedangkan, jumlah yang tidak berlangganan air PDAM Denpasar sebanyak 18.512 pelaku usaha di Denpasar.

Mereka diindikasi menggunakan air bawah tanah.

Sementara data pungutan pajak ABT di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Denpasar hanya 807 pelaku usaha yang membayar pajak ABT ini.

Data yang diperoleh Tribun Bali menyebutkan, jumlah pelanggan PDAM Denpasar dari sektor industri tercatat sebanyak 571 industri.

Sedangkan, menurut data di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, jumlah industri kecil dan menengah totalnya sebanyak 4.800 industri.

Sehingga jumlah usaha industri kecil dan menengah yang tak berlangganan air PDAM sebanyak 4.229 industri.

Demikian pula dengan sektor perdagangan, baik kecil maupun besar.

Dari total 25.000 usaha perdagangan ini, hanya 10.091 yang menjadi pelanggan air PDAM.

Sementara sisanya tak jelas berasal dari mana penggunaan airnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved