Rumah Sakit Kasih Ibu Saba Datangkan Hyperbaric Chamber, Mirip Kapal Selam, Ini Kegunaannya
Hyperbaric chamber adalah alat terapi oksigen yang berbentuk seperti kapal selam.
Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Rizki Laelani
Rumah Sakit Kasih Ibu Saba Datangkan Hyperbaric Chamber, Ini Kegunaanya
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kabar Gianyar hari ini tentang perangkat medis hyperbaric chamber diperkenalkan Rumah Sakit Kasih Ibu Saba, Gianyar.
Alat ini menjadi yang pertama dimiliki rumah sakit swasta di Bali.
Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu Saba, dr Gede Ngurah Buana, M Kes mengatakan, SDM di RS Kasih Ibu Saba siap mengoperasikan alat terapi baru ini.
"Yang paling utama sebenarnya adalah safetynya. Jadi safety itu berhubungan sama keamanan pasien yang akan kita terapi, itu sudah 100 persen safetynya," katanya pada Sabtu (13/7/2019).
SDM di RS Kasih Ibu Saba diakuinya sudah dibekali berbagai pelatihan di bawah mentor dokter-dokter spesialis untuk mengoperasikan hyperbaric chamber.
"Yang terakhir, sebelum alat itu digunakan betul-betul, itu dilakukan checklist kesiapan. Pagi-pagi kita harus checklist, setiap saat kita harus checklist," ungkapnya.
• Kisah Perajin Penjor Panen Pesanan Jelang Galungan, Pilih Warna dan Ulatan Harus Tepat
Alat ini bahkan sudah melayani 32 pasien sebelum lounching resminya yang akan dihelat tanggal 17 Juli mendatang.
Hyperbaric chamber adalah alat terapi oksigen yang berbentuk seperti kapal selam.
Terapi oksigen hyperbaric chamber awalnya digunakan terapi penyelam atau untuk kecelakaan para penyelam.
Penyelam sering mengalami penyakit decompression illnes, seperti nyeri, sakit kepala, mual, muntah, kelelahan, bahkan kelumpuhan.
Sistem kerja alat ini ialah dengan memasukan pasien ke dalam hyperbaric chamber kemudian diberi tekanan udara seperti saat menyelam.
Jadi saat masuk ke dalam alat ini, kita diberikan oksigen murni ke dalam tubuh.
Oksigen murni itu dapat membawa kebaikan bagi tubuh sehingga bisa menyembuhkan gangguan penyakit decompression illnes.
Namun, seiring berkembangnya waktu, alat ini memiliki manfaat lain, yakni sebagai terapi kecantikan, kebugaran, atau bahkan alami gangguan penyakit klinis seperti luka tidak pernah sembuh, diabetes, luka bakar, habis operasi tulang, atau bahkan tuli mendadak.
Tim terapi hyperbaric chamber, dr Andrea Wijaya mengatakan, alat ini bisa sebagai terapi kecantikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kes-selaku-direktur-rumah-sakit-kasih-ibu-saba.jpg)