Berita Gianyar
SURVEI Mahayastra: Meski Sering Dikritik, 80,8 Persen Warga Gianyar Puas Hasil Kerja Bupati Gianyar
Namun dalam survei ini, BRIDA Gianyar hanya mengambil sample 400 orang saja. Mereka berasal dari tujuh kecamatan di Gianyar.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kritik terhadap jalan rusak kerap ditujukan pada Pemkab Gianyar, Bali, hampir setiap tahun.
Namun rupanya hal tersebut tidak berdampak pada survei kepuasan, terhadap hasil kerja Bupati Gianyar, I Made Mahayastra. Dalam survei terungkap bahwa 80,8 persen responden menyatakan puas pada kinerja Bupati Gianyar.
Survei tersebut dilakukan Badan Riset Daerah (BRIDA) Gianyar bersama LPPM Universitas Udayana. Tujuan dari survey ini untuk menganalisis persepsi kepuasan masyarakat, terhadap layanan pada berbagai aspek mulai dari infrastruktur, pelayanan publik dan kinerja aparatur pemerintahan.
Namun dalam survei ini, BRIDA Gianyar hanya mengambil sample 400 orang saja. Mereka berasal dari tujuh kecamatan di Gianyar. Kepala BRIDA Gianyar, I Ketut Sedana, Rabu 8 April 2026 menjelaskan, dalam penelitian ini pihaknya berpatok pada sembilan indikator.
Di antaranya, pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ketersediaan sembako, pelayanan kependudukan, pelayanan disabilitas, transportasi, internet, pertanian dan perikanan, penataan lingkungan Kota Gianyar dan penanganan sampah.
Baca juga: TRAGEDI Kakek dan Cucu Hanyut Saat Mandi di Tukad Aya Bontihing, Jenazah Budasa Ketemu, Cucu Hilang!
Baca juga: JASAD Pensiunan PNS Ditemukan di Aliran Irigasi, Warga Tihingan Ini Diduga Terpeleset Saat di Sawah!
Sedana mengungkapkan, bahwa pada pelayanan kesehatan gratis, hasil survei menunjukkan baru sekitar 50 persen warga Gianyar yang mengetahui adanya program tersebut, sehingga diperlukan sinergi antar instansi agar informasi pelayanan kesehatan dapat dinikmati seluruh warga Gianyar.
Hasil survei ke Perpustakaan Daerah masih sangat rendah, di mana persentase kunjungan baru mencakup 6,8 persen. Hal ini menunjukkan perlu adanya peningkatan layanan dan memperkuat program literasi. "Walau demikian, sebanyak 60 persen warga Gianyar sudah melek informasi dengan melalukan verifikasi terhadap berita di media sosial," ujarnya.
Meski demikian, kata dia, didapati 7,8 persen warga masih terpapar informasi hoaks. Lebih lanjut dijelaskan, layanan yang paling memuaskan masyarakat Gianyar berada di sektor primer. Seperti, ketersediaan kebutuhan pokok, biaya kesehatan gratis, penataan Kota Gianyar.
Terdapat juga pelayanan kependudukan, pembangunan pasar dan rumah sakit, tenaga kesehatan yang andal, tenaga pendidikan yang baik, sarana transportasi siswa gratis, bantuan petani dan nelayan dan terakhir pelayanan pada disabilitas.
Namun dalam sarannya, responden memberikan beberapa hal yang harus diperbaiki, mulai dari jalan rusak, banjir dan longsor, pengelolaan sampah, mahalnya harga sembako, sulitnya mencari pekerjaan dan terakhir masih adanya kualitas sarana pendidikan yang belum memadai.
“Yang membanggakan, sebanyak 80,8 persen responden menjawab puas dengan kinerja Bupati Gianyar, selain responsif terhadap persoalan, Bupati juga hadir di tengah masyarakat,” jelas Sedana.
Selain itu, kata dia, sebanyak 90,3 persen responden memberi penilaian kinerja pemerintah daerah dengan skor sangat baik, mulai dari pelayanan umum dan pelayanan birokrasi. (*)
| Seniman Bapang Barong Meriahkan HUT Kota Gianyar Bali, Parbawa: Penyatuan Komitmen |
|
|---|
| Jaga Kemurnian Alam Bali, Warga Kanada Ini Lepas Burung Hantu Atasi Hama Tikus |
|
|---|
| Pria Asal NTT Ditangkap di Gianyar Usai Curi Peralatan Proyek Padel di Canggu |
|
|---|
| Tangis Kadek Raditya Pecah Saksikan Jenazah Agus Terdampar di Pantai Saba Gianyar |
|
|---|
| HUT Kota Gianyar Bali, Pemkab Gaungkan Olahraga Tradisional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/SOSOK-Bupati-Gianyar-I-Made-Mahayastra-wgv.jpg)