Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Human Interest Story

Bisa Main Kendang Sejak Usia 3 Tahun secara Otodidak, Putu Ayu Ingin Bisa Pentas Keliling Dunia

Layaknya tukang kendang dewasa, Putu Ayu Purnantya Dewi (8) terlihat lihai memainkan kendang.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Putu Ayu Purnantya (8), terlihat lihai memainkan kendang di sela persiapan lomba makendang secara daring di kediamannya jalan Gunung Shanghyang, Denpasar, Sabtu 14 Agustus 2021. Bakat bermain kendang sudah muncul saat usia 3 tahun dan belajar secara otodidak. Ia becita-cita menjadi pemain kendang profesional. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Layaknya tukang kendang dewasa, Putu Ayu Purnantya Dewi (8) terlihat lihai memainkan kendang.

Gerakan tangannya menepak atau memukul kendang juga terlihat sangat bertenaga.

Mentalnya pun terlihat sangat mantap, meskipun usianya masih kecil dan sedang duduk di kelas 3 SD.

Ketika diwawancarai, dengan agak malu-malu ia mengatakan keinginannya untuk menjadi pemain kendang profesional.

Baca juga: Indahnya Sunrise di Pantai Sanur Denpasar Saat PPKM Level 4, Ada Sensasi yang Berbeda?

"Saya ingin jadi pemain kendang dan ada keinginan main ke luar negri, keliling dunia," kata Ayu saat diwawancarai di sela-sela rekaman persiapan lomba makendang tunggal, Sabtu, 14 Agustus 2021 di kawasan Jalan Gunung Sanghyang.

Ia mengaku suka main kendang karena sejak kecil sudah melihat ayahnya bermain kendang.

"Karena bapak main kendang, saya jadi ingin bisa main kendang," katanya.

Baca juga: Keluarga Besar Taspen Denpasar Mengucapkan Dirgahayu Provinsi Bali yang ke-63

Saat awal-awal belajar ia mengaku melihat ayahnya main kendang lalu mencoba secara otodidak.

Awal-awal belajar dirinya mengaku kesulitan karena ukuran kendang yang besar dan berat bagi anak seumurannya.

Namun sekarang dirinya mengaku sudah terbiasa.

Baca juga: Pria Tanpa Busana Diduga ODGJ Berjoget di Tengah Jalan Teuku Umar, Satpol PP Denpasar Sisir Lokasi

Sampai saat ini dirinya sudah menguasai enam pola permainan kendang.

Sementara itu, sang ayah, I Ketut Purwanta mengatakan, bakat anaknya sudah terlihat sejak usia 3 tahun.

Saat dirinya mengajar beberapa anak-anak bermain kendang, anaknya selalu memperhatikan dari dalam kamar.

"Dari sana anak saya belajar otodidak, ngambil kendang sendiri dan ikut main sama adik sepupu saya," katanya.

Baca juga: Banyak Pengendara Terobos Lampu Merah di Gunung Salak Denpasar, Ibu dan Anak Jadi Korban Tabrakan

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved