Berita Tabanan

Dinas Kesehatan Tabanan Sediakan 1.740 Dosis Vaksin Sinopharm Untuk ODGJ dan Disabilitas

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi vaksin Covid-19.

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN -  Empat tempat disediakan Dinas Kesehatan Tabanan untuk melaksanakan vaksinasi mulai 2-4 September 2021 besok.

Sasaran kali ini adalah masyarakat khusus yakni vaksinasi massal bagi penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Empat tempat yang dimaksud tersebar di kecamatan Tabanan, Marga, Selemadeg dan Pupuan.

Total ada 1.740 dosis vaksin jenis Sinopharm yang akan disediakan.

Menurut Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Tabanan, I Nengah Suarma Putra pelaksanaan vaksinasi massal untuk warga disabilitas dan ODGJ telah disiapkan dan akan mulai dilaksanakan pada 2-4 September 2021.

Pelaksanaannya nanti juga akan melibatkan pihak Satpol PP Tabanan khususnya bagi para ODGJ.

Dia menyebutkan, untuk tempatnya akan tersebar di empat kecamatan, yakni di SMAN 2 Tabanan, SMAN 1 Marga, SMAN 1 Selemadeg dan SMAN 1 Pupuan.

Saat ini tim medis sedang melakukan persiapan dan tinggal melaksanakannya mulai Kamis 2 September 2021 besok.

“Saat ini sudah disiapkan dan tinggal melaksanakan vaksinasinya mulai 2-4 September mendatang,” katanya Rabu 1 September 2021.

Suarma Putra melanjutkan, total dosis yang disediakan oleh Dinas Kesehatan pada vaksinasi massal untuk disabilitas dan ODGJ ini sebanyak 1.740 dosis.

Vaksin yang digunakan adalah jenis Sinopharm.

Vaksin ini adalah vaksin khusus yang didatangkan dari luar negeri sesuai dengan arahan pusat namun jenisnya sama dengan Sinovac.

BACA JUGA: Mengenal Mitos, Legenda Serta Perbedaannya Dengan Karya Fiksi

BACA JUGA: Terbentur PPKM Level IV, PTM Terbatas di Tabanan Batal, Tunggu Kebijakan Penurunan Level

"Sebagai awal vaksin sudah disiapkan di gedung farmasi, nantinya jika kekurangan sudah pasti akan di order kembali ke Pemprov Bali," katanya.

Untuk petugasnya yang melaksanakan vaksinasi ini langsung tenaga medis dari Provinsi Bali, kemudian untuk tenaga medis di Kabupaten Tabanan akan mendampinginya.

Libatkan Satpol PP Antisipasi ODGJ Ngamuk

Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Tabanan, I Nengah Suarma Putra menjelaskan, proses vaksinasi massal ini akan melibatkan pihak Satpol PP Tabanan sebagai antisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan.

Sebab total ada sekitar 400 orang ODGJ yang akan melaksanakan vaksinasi selama waktu 3 hari tersebut.

"Kita sudah koordinasi dengan Satpol PP karena kita akan menyuntikkan vaksin kepada mereka (ODGJ) untuk mengantisipasi kemungkinan mereka mengamuk nantinya. Intinya kita sudah informasikan kepada Satpol PP untuk ikut mengawasi," tegasnya.

Selama ini, kata dia, pihaknya sebenarnya sudah melakukan vaksinasi sejumlah ODGJ dan disabilitas di Tabanan.

Hanya saja jumlahnya belum menyeluruh atau masih sedikit.

"Beberapa sudah ada yang divaksin meskipun nanti baru menggelar secara serentak," tegasnya. (*)