TPA Bengkala

Pemkab Buleleng Akan Memperluas Lahan TPA Bengkala Hingga 3 Hektar

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana TPA Bengkala

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemkab Buleleng akan memperluas  lahan TPA Bengkala hingga 3 hektar. Perluasan ini dilakukan lantaran TPA Bengkala saat ini  sudah overload, dengan jumlah kiriman sampah  mencapai 150 ton per hari. 

Kepala Dinas PUTR Buleleng I Putu Adiptha Eka Putra ditemui Selasa (22/11) mengatakan, sejumlah warga pemilik lahan yang ada di sekitar TPA Bengkala bersedia agar lahannya dibebaskan untuk pengembangan TPA Bengkala. Bahkan warga mendesak agar pembebasan lahan dapat segera dilakukan, dengan berulangkali mendatangi kantor Dinas PUTR Buleleng, hingga ke DPRD Buleleng. Desakan ini dilakukan warga lantaran nilai jual lahan mereka menurun, karena bau sampah yang ditimbulkan dari TPA Bengkala. 

"Sampahnya sudah menggunung.  Bau juga, sehingga lingkungan disekitar sana kurang produktif. Jadi warga sudah sepakat agar lahannya dibebaskan. Pemerintah juga harus hadir untuk mengantisipasi sampah," terang Adiptha. 

Mengingat TPA Bengkala saat ini sudah overload,  tim Appraisal terang Adiptha saat ini tengah menghitung berapa sekiranya nilai ganti rugi untuk pembebasan lahan itu. Setelah menemukan berapa nilainya, pada pihaknya akan mengusulkan kepada Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana agar pembebasan lahan dapat dianggarkan melalui APBD 2023. 

"Saat ini tim appraisal masih mengitung berapa nilai ganti rugi yang layak diberikan kepada pemilik lahan, untuk pengembangan TPA Bengkala. Setelah itu, kami laporkan ke pimpinan (Pj Bupati,red) untuk disiapkan anggarannya. Pengembangan TPA Bengkala butuh lahan kurang lebih 3 hektar," kata Adiptha. 

Sementara menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, TPA Bengkala saat ini memiliki luas 4,8 hektar. Setiap hari rata-rata sampah yang masuk ke TPA Bengkala mencapai 150 ton per hari, dengan rincian 70 persen sampah organik dan 30 persen sampah an organik. (*)

Berita Terkini