bisnis

LAJU Pertumbuhan Kredit UMKM Hanya 1,6 Persen 

Data Bank Indonesia (BI) mencatatkan pertumbuhan kredit UMKM di awal semester II-2025 hanya tumbuh 1,6% YoY.

Freepik
ILUSTRASI - Data Bank Indonesia (BI) mencatatkan pertumbuhan kredit UMKM di awal semester II-2025 hanya tumbuh 1,6% YoY. 

TRIBUN-BALI.COM - Laju pertumbuhan kredit ke segmen UMKM semakin memprihatinkan.

Data terbaru per Juli 2025 menunjukkan pertumbuhan kredit ke usaha wong cilik ini menjadi yang paling lambat di tahun ini.

Data Bank Indonesia (BI) mencatatkan pertumbuhan kredit UMKM di awal semester II-2025 hanya tumbuh 1,6 persen YoY.

Pertumbuhan ini jadi lebih rendah dibandingkan periode Maret 2025 yang tumbuh 1,7% YoY.

Bahkan, secara bulanan, nilai kredit UMKM-nya mengalami penurunan tipis sekitar 0,5%. Di mana, nilai kredit UMKM per Juli 2025 senilai Rp 1.397,4 triliun.

Baca juga: PASOKAN Beras Berangsur Normal, Bulog Salurkan Ratusan Ribu Ton Beras SPHP ke Ritel Modern

Baca juga: BELANJA & Kuliner Lebih dari 20 Ribu Produk, Lotte Mart Wholesale Bali Resmi Hadirkan Konsep Baru

Adapun, kredit untuk usaha skala mikro dan menengah tetap konsisten menurun secara tahunan. Kredit mikro mengalami penurunan 3,1% YoY, sementara kredit menengah turun 0,5% YoY.

Dengan penurunan yang cukup dalam di kredit mikro memang pada akhirnya berdampak pada perlambatan kredit UMKM.

Pasalnya, kredit mikro mendominasi mencapai 44?ri total kredit UMKM atau setara dengan Rp 617,3 triliun.

Untungnya, kredit usaha kecil masih mampu tumbuh dibandingkan skala usaha lainnya, meskipun melambat. Kredit usaha kecil tumbuh 9,9% YoY per Juli 2025, sementara pada bulan sebelumnya masih tumbuh 10,5% YoY.

Dari sisi jenis penggunaan, kredit UMKM lebih banyak digunakan untuk modal kerja dengan senilai Rp 1.006,2 triliun. Adapun, kredit yang digunakan untuk investasi senilai Rp 391,2 triliun. (kontan)

 

Sumber: Kontan
Tags
Kredit
UMKM
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved