Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

LANSIA & Disabilitas Dapat Insetif 2026, Regulasi Masih Digodok, Optimistis Program Berjalan Baik

Mengingat sampai saat ini bantuan yang diperuntukan untuk lansia berumur 75 tahun ke atas itu terbentur masalah regulasi atau payung hukum.

Tayang:
Istimewa
SOSOK - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. 

TRIBUN-BALI.COM - Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Badung masih menggodok terkait regulasi santunan lansia yang dijanjikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta.

Mengingat sampai saat ini bantuan yang diperuntukan untuk lansia berumur 75 tahun ke atas itu terbentur masalah regulasi atau payung hukum.

Untuk mamastikan program ini bisa berjalan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memerintahkan jajarannya yang terkait untuk segera menyusun regulasi pencairan insentif lansia ini.

Selain program insentif lansia, pemerintah berlambang Keris ini juga tengah menggodok regulasi untuk bantuan para disabilitas.

Menurut informasi yang dihimpun Tribun Bali, program tersebut akan dijalankan pada tahun 2026 mendatang. Bahkan rencana lansia yang berumur 75 tahun keatas akan diberikan insentif sebesar Rp5 juta setiap hari ulang tahunnya.

Baca juga: IDENTITAS Mayat Wanita di Pantai Kuta Terungkap, Korban Bernama Rizka Venita Sevtiani asal Bandung!

Baca juga: MINTA Penerima Hibah Patuhi Prosedur, Peringati Hari Anti Korupsi, Pemkab Gianyar Gelar Talk Show

Kemudian untuk warga disabilitas atau penyandang cacat akan menerima bantuan Rp1 juta per bulan.

Bupati Adi Arnawa dalam sejumlah kesempatan mengaku sangat optimis program ini bisa jalan. Pihaknya tidak menampik jika saat ini sedang menggodok regulasi untuk kedua program unggulan tersebut.

"Pemkab Badung sudah menyusun regulasi untuk Krama Badung lansia yang berusia 75 Tahun ke atas akan diberikan reward sebesar Rp5 juta saat hari ulang tahunnya. Kemudian warga yang cacat, lumpuh dan lainnya kami bantu Rp 1 juta per bulan," ujar Adi Arnawa, Jumat (5/12). 

Bupati berharap program ini bisa meringankan beban masyarakat yang sudah lanjut usia maupun cacat."Tujuan (program insentif lansia) untuk meringankan beban keluarganya," kata Bupati Adi Arnawa.

Selanjutnya mantan Sekda Badung ini juga menyebut di tahun 2026 ini program kuliah gratis S1 untuk anak petani akan dimulai. "Tahun 2026 ini kami telah memprioritaskan yang benar-benar anak petani untuk kuliah S1 gratis," tegasnya. (gus)

Gratiskan Sekolah SMA

Selain itu, untuk anak-anak Badung yang masuk sekolah SMA juga akan digratiskan. Biayanya nanti akan ditanggung APBD Badung

"Walaupun itu (SMA) kewenangan Provinsi, khusus di Badung kami akan gratiskan. Sementara untuk SD dan SMP kan sudah berjalan lebih dulu," ujar Bupati Adi Arnawa. (gus)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved