Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Jembatan Jebol di Bali

JEBOL Jembatan di Dalung, PUPR Badung Akui Akan Diperbaiki Secepatnya, Dirancang Gunakan Box Culvert

Hal itu karena kontruksi bangunan sudah lama dan terkikis air akibat hujan deras.

Tayang:
Tribun Bali/ISTIMEWA
Kondisi jembatan di Banjar Pegending, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara yang kondisinya masih jebol dan akan segera diperbaiki PUPR Badung. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Jembatan di Banjar Pegending, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung amblas beberapa waktu lalu. Hal itu karena kontruksi bangunan sudah lama dan terkikis air akibat hujan deras.

Perbaikan jembatan amblas itu, akan mengandalkan pemasangan box culvert berukuran 3x2 meter. Langkah ini dipilih sebagai solusi pengganti konstruksi lama yang mengalami kerusakan pada pasangan batu di bagian bawah jembatan.

Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, mengatakan material box culvert sudah dipesan dan akan segera dipasang setelah tiba di lokasi.

“Box culvert ukuran 3x2 meter sudah kami pesan. Setelah datang, langsung kita kerjakan,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa 17 Februari 2026. 

Baca juga: SUARA Minta Tolong Sebelum Ditemukan Tewas di Gudang, Dodik Sempat Mengeluh Sakit ke Rekan Kerjanya 

Baca juga: Wabup Buleleng Beri Dukungan Atlet Panjat Tebing di Ajang Sirkuit Provinsi Bali

Menurutnya, penggunaan box culvert dinilai lebih kuat dan tahan terhadap penggerusan air dibandingkan konstruksi pasangan batu lama.

Sebelumnya, struktur lama diketahui mengalami keretakan dan jebol akibat tergerus aliran air yang cukup deras, terlebih saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.

Kerusakan pada pasangan batu menyebabkan dinding dan sayap jembatan tidak lagi mampu menahan tekanan, hingga akhirnya amblas dan tidak bisa dilalui kendaraan. 

"Saat ini akses jalan di lokasi masih ditutup dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif," jelasnya.

Teddy menjelaskan, dengan sistem box culvert, aliran air di bawah jembatan akan lebih terkontrol karena struktur beton pracetak memiliki daya tahan lebih baik terhadap tekanan dan pertemuan arus air.

“Dulu pasangan batu jaman lama yang jebol. Sekarang kita ganti dengan box culvert supaya lebih kuat dan aman,” ucapnya. 

Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu. Namun, pihaknya meminta masyarakat bersabar karena proses penganggaran melalui APBD baru saja ditetapkan di awal bulan ini.

“Kami sedang berproses, ada pergeseran anggaran dan sebagainya. Kami mohon masyarakat bersabar," tambahnya.

Selain fokus pada pemasangan box culvert di Dalung, Bidang Bina Marga juga akan melakukan pendataan terhadap jembatan lain yang memiliki konstruksi serupa.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerusakan akibat faktor usia bangunan dan penggerusan aliran air.

"Dengan penggantian konstruksi menggunakan box culvert tersebut, diharapkan akses warga Banjar Pegending dapat segera pulih dan lebih aman dalam jangka panjang," imbuhnya. 

Untuk diketahui,  jembatan di Banjar Pegending, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, mengalami amblas pada Sabtu 14 Februari 2026. Kerusakan tersebut diduga dipicu oleh rusaknya konstruksi pasangan batu di bagian bawah jembatan. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved