Sampah di Bali
BAGI Desa & Kelurahan yang Sukses Kelola Sampah Mandiri, Badung Siap Beri Reward Miliaran Rupiah!
Meski Mangupura Award memang telah berulang kali dilaksanakan dengan memberikan reward kepada desa dan kelurahan.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Kabupaten Badung meminta agar pengolahan sampah bisa diselesaikan ditingkat desa atau kelurahan.
Menariknya, Pemkab Badung melalui Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa akan memberikan reward bagi desa atau kelurahan yang melakukan pengelolaan sampah dengan baik.
Penghargaan ini pun akan diberikan dalam ajang Mangupura Award yang akan datang. Bahkan jumlah reward yang akan diberikan bagi pemenang dapat mencapai miliaran rupiah.
Meski Mangupura Award memang telah berulang kali dilaksanakan dengan memberikan reward kepada desa dan kelurahan. Namun dalam kesempatan ini penilian akan dilakukam lebih selektif terutama dalam penanganan sampah.
Baca juga: KREDIT Investasi Tumbuh 22,38 Persen, Kredit Investasi Perbankan Melaju Kencang di Awal 2026
Baca juga: PARTA: Pidana & Ganti Rugi Harus Tegak! Anggota DPR RI Soroti Ratusan Pohon Mangrove di Tahura Mati
Hal itu pun diungkapkan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menyerahkan bantuan uang hari raya, Senin (9/3). Diakui pengolahan sampah diminta bisa dimaksimalkan dari hulu.
"Karena bagaimanapun juga dalam penanganan sampah ini semua harus berbasis pemilihan. Pemilihan antara organik, anorganik ,sehingga di luar itu residunya baru bisa dibawa ke TPA," ujar Adi Arnawa.
Diakui mulai 1 April 2026, Kementerian Lingkungan Hidup hanya mengizinkan residu pengolahan sampah yang dapat masuk ke TPA Suwung. Setelah itu pada 1 Agustus 2026 TPA yang menampung sampah dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar ini akan ditutup.
"Artinya kita harus mulai dari sekarang, dari sekarang memantapkan lagi dalam rangka untuk akselerasi daripada penanganan sampah," ujarnya.
Untuk itu dirinya pun berharap, melalui lomba yang dilaksanakan dalam Mangupura Award untuk pengolahan sampah bisa dilaksanakan dengan maksimal. Sehingga manajemen pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga diharapkan mampu dilakukan untuk memberikan penilaian di tingkat desa/kelurahan
"Semua ini juga menjadi acuan untuk memberikan dana BKK kepada desa/kelurahan," tambahnya. Pihaknya mengakui di satu sisi Desa mendapat bantuan keuangan dari pemerintah, namun kedepan harus berbasis prestasi.
"Jadi kebetulan sekarang ini yang lebih kita tekankan terkait dengan masalah penanganan sampah,” terangnya.
Disingung terkait nilai reward yang akan diberikan, Bupati asal Pecatu ini menjelaskan, dapat mencapai miliaran rupiah. Jumlahnya pun dirinya akan melihat perkembangan kedepan, jika semangat dalam pengolahan sampah meningkat, anggaran pun akan meningkat.
"Kalau memang ternyata semangatnya bagus dan ternyata sangat berdampak dengan melakukan penilaian ini, tentu kita akan pertimbangkan untuk meningkatkan nilai. Karena itu semua bantuan yang kita, uang yang kita berikan itu untuk pembangunan di wilayah," imbuhnya. (gus)
| Pemkab Klungkung Tetap Gelontorkan 8,4 M untuk Pengelolaan Sampah Desa, Setiap Desa Terima 200 Juta |
|
|---|
| Penglipuran Bali Kembangkan Wisata Berbasis Pengolahan Sampah, Daun Bambu Disulap Jadi Pupuk Organik |
|
|---|
| ASN Dikerahkan Bersihkan Pasar Ijo Gading Bali, Diharapkan Warga Ikut Jaga Kebersihan Lingkungan |
|
|---|
| Denpasar Bali Sasar Sekolah untuk Literasi Soal Pemilahan Sampah |
|
|---|
| Persiapan Konstruksi PSEL Bali Dimulai, Koster Komit Rampungkan Lahan Dengan Pemangku Kepentingan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bupati-Badung-I-Wayan-Adi-Arnawa-saat-memberikan-tanggapannya-kepada-sejumlah-awak-media.jpg)